Setiap Desa Terdampak Bencana di Aceh Dapat Bantuan Sapi Meugang Rp 50 Juta

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Pemerintah pusat memastikan dukungan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp 50 juta per desa terdampak untuk bantuan sapi meugang.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan sosial dan budaya masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga keberlangsungan tradisi meugang yang telah mengakar kuat menjelang hari besar keagamaan.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengungkapkan bahwa persetujuan bantuan tersebut telah disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu. Bantuan diberikan kepada desa-desa yang terdampak bencana di Aceh.

“Respon dari Pak Presiden minggu lalu sudah setuju memberikan sapi meugang kepada daerah terdampak. Anggarannya Rp50 juta per desa,” kata Wagub Fadhlullah di Banda Aceh, Senin 9 Februari 2026

Pernyataan tersebut disampaikan Fadhlullah kepada awak media usai memimpin rapat koordinasi penyaluran daging meugang bagi masyarakat terdampak bencana Aceh yang digelar di kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Usulan pemberian bantuan sapi meugang sebelumnya telah disampaikan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Usulan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan kini dipastikan akan direalisasikan menjelang Ramadhan.

Fadhlullah menjelaskan, berdasarkan data verifikasi terakhir, terdapat 1.455 desa di Aceh yang ditetapkan sebagai desa terdampak bencana. Seluruh desa tersebut akan menerima bantuan sapi meugang dari Presiden.

“Desa yang ditetapkan terkena bencana 1.455 desa. Itu lah yang akan mendapatkan sapi meugang sebelum bulan puasa ini,” ujarnya.

Setiap desa mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 50 juta. Anggaran tersebut ditetapkan sebagai patokan harga sapi tertinggi yang dapat digunakan untuk pengadaan hewan ternak meugang.

Menurut Wagub Fadhlullah, bantuan dari Presiden Prabowo tidak disalurkan dalam bentuk sapi secara langsung, melainkan berupa uang yang ditransfer ke rekening pemerintah daerah.

“Bantuan (sapi meugang) Presiden dalam bentuk uang. Kami memastikan nanti uang dikirimkan ke kabupaten/kota,” kata Fadhlullah.

Selanjutnya, pemerintah kabupaten dan kota bertanggung jawab atas teknis pembelian sapi maupun pendistribusian daging kepada masyarakat desa terdampak.

“Pemerintah Aceh memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar mekanisme penyaluran berjalan sesuai ketentuan,” ungkap Dek Fadh (Red)