LINTAS NASIONAL, BOGOR – Adli Firlian Ilmi, aktivis muda asal Bogor, Jawa Barat, Adli Firlian Ilmi hadir di Vatikan Youth Symposium 2025 mewakili Indonesia.
Adli juga menandatangani Statement of Recommendations from the Vatican Youth Symposium 2025 yang resmi dirilis, pada Sabtu 6 Desember 2025 oleh Sustainable Development Solutions Network Youth (SDSN Youth).
Adli mengatakan, simposium tersebut berlangsung pada April dan Desember 2025 di Kota Vatikan yang dihadiri 72 pemimpin muda dan pakar dari 38 negara.
“Simposium tersebut menghasilkan dokumen rekomendasi resmi berjudul “Statement of Recommendations from the Vatican Youth Symposium 2025”, yang berisi 6 (enam) poin utama,” sebut Adli.
Adli menambahkan, enam point tersebut terdiri dari pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, pembangunan Kota dan Komunitas Berkelanjutan, Pemajuan Hak Asasi Manusia. Penyelarasan Tujuan Aksi Iklim, Peningkatan Skala Inovasi dan Kewirausahaan dan Pembentukan Dunia Pasca-2030 dengan Partisipasi Pemuda yang Sistematis.
“Dokumen tersebut telah ditandatangani oleh seluruh delegasi inti dan didukung oleh ratusan aktivis muda dari seluruh dunia,” tambah Adli yang mewakili Plan International Indonesia.
Adli menambahkan, dampak perubahan iklim kian terasan, mulai dari banjir hingga hilangnya ruang terbuka hijau, sehingga membuat dirinya selalu membawa suara lokal ke forum global.
“Di Vatikan, saya memastikan perspektif anak muda dari kota sedang berkembang seperti Kota Bogor dan Indonesia bisa secara keseluruhan masuk dalam rekomendasi resmi ini, terutama pada poin kota berkelanjutan dan aksi iklim yang berbasis sains dan pengetahuan masyarakat adat kita di Jawa Barat yang kaya dan sangat perlu kita implementasikan dalam bentuk menjaga lingkungan,” sebut Adli.
Sosok Adli Firlian Ilmi
Adli Firlian Ilmi merupakan seoarang aktivis muda asal Kota Bogor, Jawa Barat. Ia dikenal konsisten memperjuangkan isu lingkungan dan keadilan iklim di tingkat lokal hingga internasional.
Baru-baru ini, pada COP30 di Belém, Brasil pada November 2025, ia terpilih sebagai salah satu penyusun utama Joint Paper Global Youth Statement yang diserahkan langsung kepada para kepala negara dan negosiator UNFCCC.
Pernyataan tersebut dikoordinasikan oleh YOUNGO – badan resmi anak muda di bawah Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), dan ia menjadi salah satu dari sedikit pemuda Indonesia yang masuk dalam tim penyusun inti.
Keberhasilan Adli menjadi delegasi Vatican Youth Symposium 2025 menambah deretan prestasi anak muda Bogor di panggung internasional, setelah sebelumnya ia juga aktif di berbagai internasional dan memenangkan beberapa beasiswa internasional seperti ASEAN-Japan Youth Summit 2025 di Tokyo Jepang, SCG Foundation dimana ia memenangkan pendanaan komunitas Gerak Iklim Foundation untuk mewadahi solusi mitigasi perubahan iklim di Jawa Barat, serta dalam pertemuan iklim tahunan COP30 di Brazil tahun ini. [] (red)











