Dana Stimulan Ekonomi Tahap I untuk 4.756 KK Korban Banjir Bireuen Segera Cair, Masing-masing Dapat 8 Juta

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Dana stimulan ekonomi dan dana isian perabotan tahap I sudah dikirimkan Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk korban banjir dan tanah longsor (bencana hidrometeorologi) di Bireuen.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Pemkab Bireuen Muhajir Juli dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu 18 April 2026, menurutnya tiap Kepala Keluarga yang akan menerima stimulan Ekonomi merupakan korban banjir yang telah lulus verifikasi Tahap I.

“Tiap kepala keluarga yang telah lulus verifikasi dan validasi tahap I akan mendapatkan dana stimulan ekonomi Rp5 juta, dan dana isian perabotan Rp3 juta. Dana tersebut dikirimkan oleh Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia,” ungkap Muhajir Juli

Kata Muhajir, total KK yang akan mendapatkan dana stimulan ekonomi dan dana isian perabotan tahap I berjumlah 4.759 KK, tersebar di Kecamatan Gandapura, Jangka, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Kutablang, Makmur, Jeunib, Peudada, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Samalanga.

“Total dana (stimulan ekonomi + dana isian perabotan) tahap I untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen Rp38. 072.000.000,” tutur Jubir

Menurutnya jika tidak ada perubahan jadwal, secara simbolis, dana stimulan ekonomi dan dana isian perabotan tersebut akan diserahkan langsung oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, didampingi oleh Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, Pj Sekda Hanafiah, dan Kadis Sosial Bireuen Ismunandar, ST, pada Senin, 20 April 2026 di Pendopo Bireuen.

“Bagi penerima bantuan stimulan ekonomi dan dana isian perabotan tahap I, akan dihubungi oleh PT Pos melalui kepala desa masing-masing, Stimulan ekonomi dan dana isian perabotan akan diterima oleh kepala keluarga yang telah memiliki status huniannya rusak ringan (RR), rusak sedang (RR), dan rusak berat/hilang) berdasarkan hasil verifikasi dan validasi tahap I oleh BNPB,” jelas Muhajir Juli

Muhajir melanjutkan, saat ini Pemkab Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibawah otorisasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang melakukan berbagai persiapan untuk dimulainya verifikasi tahap II.

“Bila tak ada aral melintang, verifikasi tahap II akan dilakukan pada pekan ketiga April 2026. Jumlah yang akan diverifikasi pada tahap II 26.741 KK, termasuk penyintas yang pada tahap I dinyatakan TMK, kemudian mengajukan sanggahan, akan diverifikasi kembali pada tahap II,” kata Muhajir lebih lanjut

Ia menegaskan pemilik rumah dan Aparatur Desa diwajibkan mendampingi tim Enumerator saat proses verifikasi, untuk meminimalkan kesalahan data. (AN)