Bupati Mukhlis Tinjau Jalan Rusak Akibat Banjir, Dibangun Pakai Bantuan Pemkab Asahan Rp30 Miliar

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Bupati Bireuen H. Mukhlis bersama Wakil Bupati Ir. Razuardi melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan yang rusak parah di Gampong Alue Limeng dan Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, pada Kamis, 25 Juni 2026.

Kerusakan jalan tersebut terjadi setelah wilayah itu diterjang banjir besar beberapa bulan terakhir. Kondisi ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas sekaligus menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan warga setempat.

Kedatangan pimpinan daerah didampingi Kepala Bappeda Dailami, Asisten I Mulyadi, Asisten II Mawardi, Kepala Dinas PUPR Fadli Amir, Kepala Dinas Perkim Fadli Abdullah, Camat Jeumpa Rusli, serta Kepala Pos Polisi Jeumpa Ipda Abdullah.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati H. Mukhlis menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur pasca bencana menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Jalan ini merupakan jalur penghubung antar permukiman yang sangat vital, kerusakan yang terjadi membuat kendaraan sulit melintas dan berisiko menimbulkan kecelakaan.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya agar langkah penanganan dapat disusun dengan tepat. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat Jeumpa dan sekitarnya, sehingga perbaikannya tidak bisa ditunda lagi,” ujarnya.

Bupati menyatakan bahwa pembangunan jalan baru akan segera dilaksanakan. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp30 miliar, bersumber dari Transfer Keuangan Daerah (TKD) Pemerintah Kabupaten Asahan tahun 2026, yang sudah ditransfer ke kas daerah.

“Dana bantuan ini akan digunakan untuk membangun tiga ruas jalan rusak sepanjang 10 kilometer, meliputi rute Blang Gandai – Alue Limeng – Salah Sirong hingga KM 32. Saat ini prosesnya sudah masuk tahap persiapan perencanaan oleh dinas teknis,” jelas Bupati Mukhlis.

Ia menambahkan, kerja sama antar daerah ini merupakan wujud kepedulian dalam pemulihan pasca bencana. Pembangunannya tidak hanya memperbaiki badan jalan, tetapi juga melengkapi sejumlah jembatan dan Box Culvert agar struktur jalan lebih kuat dan tahan terhadap banjir di masa mendatang.

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada warga yang telah berkenan menghibahkan sebagian tanah dan kebunnya. Mengingat jalur lama sudah rusak parah dan berubah menjadi aliran sungai, pembangunan harus dilakukan melalui lahan milik masyarakat.

“Alhamdulillah, warga menyambut baik rencana ini dan rela melepaskan sebagian lahannya. Kami sangat berterima kasih atas dukungan tersebut, karena tanpa partisipasi masyarakat, pembangunan ini akan sulit terlaksana,” ungkapnya.

Ia menjamin bahwa proses pelelangan hingga pelaksanaan pekerjaan akan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan diawasi ketat agar hasilnya sesuai standar yang ditetapkan.

“Dengan dana hibah sebesar Rp30 miliar ini, kami harap jalan yang dibangun nanti tidak hanya berfungsi normal, tetapi juga lebih kokoh dan aman. Ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bireuen secara luas. Pembangunan ditargetkan segera dimulai dan selesai sesuai jadwal,” pungkas Bupati Mukhlis. (AN)