Iklan Lintas Nasional
Daerah  

Dinsos Bireuen Belum Kantongi Data Penerima PKH Terindikasi Judol

Plt. Kadinsos Bireuen, Dr. Alfian, M.Pd. Foto : Ist

LINTAS NASIONAL BIREUEN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen hingga kini belum mengantongi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang ditangguhkan oleh pemerintah, karena terindikasi transaksi judi online (judol).

Informasi itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bireuen, Dr Alfian, M.Pd, yang dikonfirmasi Lintas Nasional, melalui sambungan panggilan WhatsApp, Senin, 24 Agustus 2026.

Alfian mengaku, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah penerima PKH yang terdeteksi transaksi judol, karena belum tersedia data.

“Belum ada data sama kami, kecuali ada penerima PKH yang tiba-tiba tidak masuk uang, baru bisa kita cek, apakah karena terindikasi judol atau kendala lainnya,” ujar Alfian.

Alfian menambahkan, pihaknya juga belum bisa memastikan penerima PKH yang terindikasi judol bisa dipulihkan.

“Untuk sementara belum ada skema di kami, nanti kalau sudah ada informasi, akan kami beritahuan kembali,” sebut Alfian.

Sementara itu, bedasarkan informasi yang diperoleh Lintas Nasional, ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Bireuen kehilangan hak, karena terdeteksi transaksi judol. [ ] (Rahmad Maulida)