Bupati Mukhlis Resmikan Cath Lab RSUD dr. Fauziah, Penanganan Pasien Jantung Bisa Dilakukan  

LINTAS NASIONAL, BIREUEN – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, meresmikan Catheterization Laboratory (Cath Lab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah, Bireuen, pada Jum’at, 31 Juli 2026.

Kehadiran Cath Lab di rumah sakit plat merah itu bertujuan untuk mengoperasikan layanan katerisasi jantung dan pembuluh darah, sehingga pasien jantung di daerah bisa mendapatkan pelayanan perawatan dengan cepat.

Bupati Bireuen, Mukhlis, mengatakan, layanan Cath Lab bisa digunakan untuk mendeteksi dini penyakit jantung dan agar bisa memberikan penanganan yang lebih baik terhadap penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.

“Kehadiran Cath Lab ini sangat penting, karena penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,” sebut Mukhlis.

Mukhlis menambahkan, layanan Cath Lab tersebut dilengkapi dengan teknologi terkini dan ditangani oleh tenaga medis yang kompeten dan berpengalaman.

“Ini adalah langkah maju untuk memastikan bahwa masyarakat Aceh, khususnya Bireuen bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, tanpa harus ke luar daerah,” sebut Mukhlis.

Mukhlis menambahkan, fasilitas dan teknologi yang dimiliki tidak berarti apa-apa, tanpa kesadaran diri sendiri untuk menjaga pola hidup sehat dan menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Mari bersama-sama kita mendukung kampanye mengenai pola hidup sehat, termasuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin, memelihara pola makan yang baik, dan aktif bergerak. Kita harus mendorong masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga,” seru Mukhlis.

Bupati Mukhlis juga mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi  kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pengoperasian layanan Cath Lab di RSUD dr. Fauziah Bireuen.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSUD dr Zainoel Abidin dan para tenaga medis yang telah berkerja keras untuk mewujudkan pelayanan baru di Kabupaten Bireuen,” ucap Mukhlis.

Mukhlis berharap, agar kerja sama tersebut dapat terus berlanjut, demi peningkatan layanan kesehatan yang lebih baik di daerah.

“Semoga, dengan adanya peresmian layanan Cath Lab ini, kita berharap dapat mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung di Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen,” tutup Mukhlis.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr Minar Mushari, Sp.S., menambahkan, penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

“Selama ini, layanan pemeriksaan jantung yang komprehensif pada umumnya hanya tersedia di kota-kota besar, sehingga banyak pasien harus dirujuk ke luar daerah dan memakan waktu yang lumanyan lama, sehingga mengakibatkan pasien tidak tertolong,” sebut dr Minar.

Kata dr Minar, semakin cepat pasien mendapatkan penanganan, maka semakin besar peluang pasien bisa diselamatkan. dr Minar berharap, kehadiran pelayanan Cath Lab di RSUD dr. Fauziah Bireuen, maka masyarakat di daerah tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh penanganan saat mengalami serangan jantung.

“Layanan gawat darurat jantung kini hadir di tengah-tengah masyarakat dengan sistem rujukan yang terintegrasi dan lebih efisien serta hemat biaya, dan yang terpenting biasa meyelamatkan nyawa manusia,” ucap dr Minar.

Dikatakan dr Minar, pihaknya mendapat tantangan besar yang harus dihadapi, terutama dalam memastikan kerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan.

“Tugas kami belum selesai, seperti kita ketahui, pemeriksaan dan tindakan penanganan jantung memerlukan alat canggih dan mahal. Karena itu, tugas berat selanjutnya adalah memastikan BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit, karena tanpa kerja sama BPJS, maka pelayanan agak sedikit terhambat,” sebut dr Minar. [] (Rahmad Maulida)