Kuala Tundukkan Peusangan Siblah Krueng dengan Skor 2 : 0  

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Tim sepak bola Kecamatan Kuala berhasil melangkah ke putaran kedua, pada kejuaraan sepak bola antar Kecamatan piala Bupati Bireuen, setelah mengalahkan tim Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dengan Skor 2:0, dalam laga yang digelar, Minggu sore, 27 September 2026, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen.

Kejuaraan sepak bola antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 27 Kabupaten Bireuen, dengan total hadiah senilai Rp 70 juta rupiah.

Kejuaraan tersebut menghadirkan seluruh pemain lokal tingkat kecamatan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tim Kecamatan Kuala diperkuat dengan pemain lokal sarat pengalaman, seperti Riki Labu, Bahagia, M.Aziz, Saifannur, Ikram, Azis Afianza, Imanda Putra, Nabil, Suryadi Karembeu Guna Ardana dan Ferianda.

Sementara Kecamatan Peusangan Siblah Krueng menurunkan pemain seperti, Jefri, Gunawan, Alvin Afnanda, Arif Aulia Riski, Hendriansyah, Haikal, Auri Muriza, Ikhsan, Ezwir, Dedek Almizan, Arif Rahman.

Sejak menit pertama, kedua tim bermain agresif dengan membangun serangan silih berganti ke area pertahanan lawan. Namun, kedua kesebelasan belum mampu memecahkan kebuntuan, dengan skor imbang 0:0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin memanas, tim Kecamatan Kuala sudah mulai menemukan ritme permainan dengan melancarkan serangan demi serangan lini pertahanan Peusungan Siblah Krueng.

Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Kuala membuat barisan pertahanan Peusungan Siblah Krueng kerepotan. Namun rapatnya lini pertahanan kedua kesebelasan membuat papan skor 0:0 belum berubah hingga menit ke 51.

Memasuki menit 52, Guna Ardana berhasil mencetak gol pertama bagi tim Kecamatan Kuala, sehingga papan skor berubah menjadi 1:0.

Tak butuh waktu lama, memasuki menit 54 pemain Kuala berhasil menggandakan kemenangan lewat kaki Suryadi Karembeu, sehingga papan skor berubah menjadi 2:0. Skor 2:0 bertahan hingga wasit Safrizal meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. [] (Rahmad Maulida)