Abaikan Protokol Covid19, Ratusan Warga Bireuen Berdesakan Daftar Bantuan UMKM

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Ratusan warga di Kabupetan Bireuen antre berdesak-desakan di Kantor Dinas Perdagangan, Perindustrian, Perdagangan dan UKM untuk mendaftar program bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tanpa diberlakukan Protokol Kesehatan pada Kamis, 15 Oktober 2020.


Terlihat di halaman Kantor Disperindag dan UKM Bireuen, ratusan masyarakat mengantri untuk mendaftarkan bantuan UMKM tanpa menghiraukan aturan pemerintah yakni penetapan Protokol Kesehatan Covid19.

Ratusan warga datang berbondong-bondong dan berpanas-panasan sejak pagi untuk antri mendaftarkan bantuan tersebut, tanpa berpikir wabah Covid-19 sedang merajalela

Seorang warga yang ikut antri untuk mendaftarkan bantuan UMKM mengatakan, setelah mendapat informasi dari Keuchik

“Hari ini merupakan jadwal Kecamatan kami, jadi mau tidak mau kami harus mengantri walaupun menunggu berjam-jam,” kata salah satu warga asal kota Juang tersebut

Antrean panjang warga pemohon Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kabupubaten Bireuen juga yang terlihat mengular sudah terjadi sejak Pukul 8.30 WIb pagi tadi.

Ratusan pelaku UMKM itu berebut mengajukan permohonan mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,4 juta.

Ironisnya, warga yang mengantre mengabaikan protokol kesehatan, ratusan warga berdesakan tak ada jarak sama sekali. Bahkan teriakan petugas dari Dinas Koperasi menggunakan pengeras suara pada warga agar mengatur jarak, tak digubris sama sekali.

Banyaknya warga yang cuek terhadap protokol kesehatan tak membuat kekhawatiran warga.

Seperti diketahui, Pendaftaran permohonan BPUM di Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Bireuen ini dibuka pada Kamis 15 Oktober sampai dengan 13 November mendatang. (Budiansyah)