Daerah  

Akibat Banjir, 127 Hektar Padi di Makmur Alami Puso

LINTAS NASIONAL, BIREUEN – Sebanyak 127 hektar tanaman padi di Kecamatan Makmur, Bireuen mengalami gagal panen atau puso, akibat bencana banjir bandang yang menerjang kawasan itu, pada Rabu 26 November 2025, lalu.

Informasi itu bedasarkan data Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Makmur yang diperoleh media dari Koordinator BPP Makmur, Razali,S.Pt, pada Selasa 9 Desember 2025.

Razali mengatakan, banjir bandang yang melanda kawasan itu menyebabkan 531 hektar dari 823 hektar lahan baku sawah (LBS) di Kecamatan Makmur terdampak banjir.

“Dari angka itu, 127 hektar lahan sawah mengalami puso,” ujar Razali.

Razali menjelaskan, lahan sawah yang mengalami gagal panen atau puso berada di Gampong Leubu Mee seluas 25 hektar, Leubu Cot seluas 30 hektar, Leubu Trieng Gadeng seluas 20 hektar, Kuta Barat seluas 20 hektar, Cot Kruet seluas 2 hektar, Lapahan Masjid seluas 2 hektar dan Gampong Ule Gle seluas 20 hektar.

“Umur tanaman padi yang mengalami gagal panen berkisar antara 10 – 18 hari setelah semai (HSS),” tutur Razali.

Razali menambahkan, dua hektar sawah yang mengalami puso di Gampong Cot Kruet berumur 100 hari setelah tanam (HST). []

Penulis: Rahmad Maulida