LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan saat hendak menuju lokasi rumah kebakaran di Gampong Calok Kecamatan Peudada.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di jalan lintas Sumatera tepatnya di depan SPBU Gampong Meunasah Alue Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen pada Minggu 8 Maret 2026.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan sopir mobil pemadam kebakaran, Rudi Hartono dan dua personel pemadam kebakaran, Dedi Sumardi dan Fauzanur harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Hardani, SIK M.med.Kom melalui Kasat Lantas Polres Bireuen Iptu Aditya Hadmanto. STrk SIK MH., mengatakan peristiwa kecelakaan itu terjadi pada saat mobil pemadam kebakaran yang dikemudikan Rudi Hartono, hendak menuju lokasi kebakaran sebuah rumah warga Gampong Calok Kecamatan Peudada dengan Kecepatan tinggi dan menabrak truk Fuso yang melaju searah dan tiba-tiba belok Kenan.
“Sampai di TKP, truk Tronton Mitsubishi Fuso yang dikemudikan Suryadi tiba – tiba belok ke kanan masuk ke SPBU sehingga mobil damkar tidak bisa mengelak dan menabrak bagian samping truk Fuso tersebut,” ujar Kasat Aditya menjawab media ini pada melalui pesan WhatsApp.
Dikatakan Aditya, kecelakaan tersebut mengakibatkan mobil pemadam kebakaran mengalami kerusakan pada bagian samping kiri dan bagian depan ringsek. Sementara truk Mitsubishi Fuso mengalami kerusakan dari belakang dan bagian samping kanan.
“Akibat Kecelakaan tersebut, sopir dan dua petugas Damkar Bireuen harus dilarikan ke Rumah Sakit dr. Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan, sementara sopir truk Fuso tidak mengalami luka,” sebut Aditya.
Aditya menambahkan, untuk saat ini Satlantas polres Bireuen telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengambil keterangan para saksi dan mengamankan barang bukti.
“Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi – saksi serta mengamankan barang bukti truk Fuso dan mobil pemadam kebakaran,” tutup Aditya. (Rahmad Maulida)








