Daerah  

Jubir KPA Ingatkan Yunan Nasution Agar Tidak Menebar Kebencian Terhadap GAM/KPA

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Azhari Cagee angkat bicara terkait konflik yang terjadi antara anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai Aceh Muhammad alias Amad Lumbeng dengan salah satu pegiat LSM di Aceh Timur Yunan Nasution.

Azhari Cagee kepada Lintasnasional.com pada Selasa 7 Juli 2020 menyayangkan sikap Yunan Nasution yang membuat gaduh serta menebar kebencian terhadap GAM/KPA khususnya terhadap Amat Lumbeng yang merupakan mantan Panglima GAM Asahan.

“Mencermati pernyataan-pernyataan Yunan di sejumlah Media, Ia telah menebar kebencian terhadap GAM/KPA khususnya terhadap Amat Leumbeng padahal itu hanyalah berawal dari hal sepele karena di Baliho ucapan selamat Idul Fitri yang menyebutkan Amat Lumbeng sebagai Panglima GAM asahan sehingga berujung perkelahian antara keduanya,” ujar mantan Anggota DPR Aceh tersebut

Azhari Cagee mengingatkan Yunan Nasution agar tidak mencampuri tentang GAM/KPA dan meminta Yunan lebih baik diam karena tidak mengerti tentang Perdamaian dan GAM sehingga jangan jadi penyakit dan provokator di tengah-tengah masyarakat Aceh.

“Saya ingatkan, kalau mau jadi tenar bukan dengan cara yang salah, jangan jadi penyakit bagi Perdamaian Aceh, apa hak si Yunan sehingga berani mencampuri urusan orang lain, kalau tidak mengerti tentang GAM/KPA dan perdamaian Ace lebih baik diam saja,” tegas Cagee

Cagee juga mengatakan Amat Leumbeng merupakan anggota KPA wilayah Peureulak Kabupaten Aceh Timur, dan akan membela habis-habisan apabila ada orang yang menggangu.

“Kami tidak akan membiarkan selembar bulu pun jatuh dari tubuhnya, ingat GAM/KPA masih sangat solid di Aceh, jangan coba-coba bermain api bila tidak ingin terbakar,” pungkas Azhari Cagee.

Sebelumnya diberitakan, Salah seorang oknum Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur diduga mengeroyok aktivis Yunan Nasution saat menyerahkan bantuan kepada Korban angin puting beliung di Desa Alue Kumba Kecamatan Rantau Selamat pada Minggu Sore 5 Juli 2020.

Kemudian Amat Lumbeng dalam konferensi persnya mengklarifikasi kejadian tersebut pada Senin 6 Juli 2020 dengan tegas membantah melakukan pengeroyokan tetapi ia justeru menilai yang ia lakukan adalah perkelahian satu lawan satu antara dirinya dengan Yunan Nasution. (Red)