Hari Pers Nasional Hari Pers Nasional
Daerah  

Kondisi Jalan Perkebunan Rusak Parah, Masyarakat 4 Desa di Pandrah Harapkan Perhatian Pemerintah

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Kondisi jalan perkebunan yang menghubungkan Antara Kecamatan Pandrah dengan Simpang Mamplam tersebut sangat memprihatinkan dan perlu segera di perbaiki.

Berdasarkan hasil pantauan lintasnasional.com pada Minggu 18 Juli 2020 jalan sepanjang 4 KM tersebut kondisinya sangat parah, disaat musim penghujan tidak bisa dilewati, sehingga membuat para petani tidak bisa mengangkut hasil panen.

Jalan tersebut terletak di Desa Cot Lubeng Kecamatan Pandrah Kabupaten Bireuen tersebut mengalami kerusakan parah sepanjang 2 KM.

Salah satu tokoh masyarakat setempat Mukhtar Ali mengatakan, jalan yeng terletak di Desa Cot Lubeng digunakan oleh petani dari 4 Desa lainnya diantaranya, Munasah Teungoh, Meunasah Reudeup dan Bantayan.

“Masyarakat dari 4 Desa tersebut umumnya berprofesi sebagai petani, pekebun dan peternak, jadi semua masyarakat menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut hasil panen,” kata Mukhtar

Selain itu lanjut Mukhtar Ali atau sering disapa Apa Tet jalan perkebunan tersebut dibangun pada tahun 2011 sepanjang 2 KM oleh Pemerintah namun kondisi saat ini sangat memprihatinkan sehingga membuat masyarakat tidak bisa mengangkut hasil kebun dan sulit untuk pergi ke kebun.

“Tahun 2019 pernah direhab oleh salah satu Anggota DPR Aceh Zulfadhli dengan menurunkan alat berat yaitu menutupi lobang-lobang besar namun hanya bertahan beberapa bulan saja, sekarang kerusakannya bertambah parah,” lanjut Apa Tet

 

Mukhtar Ali mewakili dari Masyarakat setempat sangat mengharapkan kepada Anggota DPR Aceh, Pemerintah Daerah dan pihak terkait lainnya untuk segera memperbaiki jalan perkebunan tersebut.

“Kondisinya sangat parah tidak bisa dilewati kenderaan, apalagi saat musim hujan karena sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat di 4 Desa karena para petani dan peternak tidak bisa mengangkut hasil panen, serta tidak bisa pergi ke kebun” pungkas Apa Tet yang juga Eks GAM tersebut (SD)