LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mendirikan tiga dapur umum untuk kebutuhan korban banjir dan masyarakat terdampak bencana alam tersebut di Kabupaten Bireuen, di Provinsi Aceh.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat berkunjung ke Bireuen pada Selasa 2 Desember 2025 mengatakan selain dapur umum, ia juga mendirikan posko induk bantuan korban bencana alam di kabupaten tersebut.
“Saya menginstruksi jajaran mendirikan dapur umum untuk korban dan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bireuen. Dapur umum yang didirikan ada tiga guna menjangkau seluruh korban,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil Lahadalia di hadapan ratusan korban banjir yang mengungsi di Meunasah Gampong Blang Panjoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.
Dalam kunjungannya, Bahlil Lahadalia menyalurkan bantuan Kementerian ESDM untuk pengungsi korban banjir berupa 700 karung beras, 700 kilogram gula, dan 400 minyak goreng.
“Kami meminta Bupati Bireuen menetapkan lokasi dapur umum serta posko induk. Lokasinya harus bisa menjangkau seluruh titik pengungsian masyarakat. Posko induk dan dapur di bawah koordinasi langsung Bupati Bireuen,” katanya.
Menteri mengatakan posko tersebut nantinya menampung bantuan bagi korban banjir, baik pangan maupun sandang serta obat-obatan dari Kementerian ESDM dan jajaran. Selanjutnya, dari posko tersebut disalurkan ke titik-titik pengungsian.
Kunjungan Menteri Bahlil juga mempercepat pemulihan akses listrik di Provinsi Aceh, menyusul bencana banjir bandang yang menimpa wilayah tersebut akhir November 2025 lalu.
Pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Provinsi Aceh terjadi akibat robohnya sejumlah menara transmisi yang mengalirkan listrik ke sebagian besar wilayah provinsi paling barat Indonesia itu.
“Memang banyak daerah yang kena banjir dan masih banyak daerah yang terisolir. Di samping itu beberapa infrastruktur kita, listrik, tower-tower listrik yang jatuh. Ini yang mengakibatkan kenapa terjadi pemadaman di daerah Aceh dan sekitarnya. Ini sangat memperhatikan dan kita harus melakukan secara serius,” ujar Menteri ESDM Bahlil
Sebanyak 12 tower rusak yang menyebabkan pemadaman listrik di Bireuen, Takengon, dan sekitarnya. Bahlil pun memastikan agar normalisasi akses listrik segera dilakukan, salah satunya melaui pembangunan menara transmisi darurat (tower emergency).
Ia juga menjelaskan bahwa lokasi tower emergency yang akan dibangun berada di daerah yang terisolasi, sehingga mobilisasi material dilakukan via udara. Material-material tower seberat 35 ton diangkut menggunakan helikopter.
“Hari ini kita akan meninjau beberapa tower induk yang strategis yang harus kita segera pasang. Tapi mobilisasi materialnya sangat susah, semuanya pakai heli. Dan saya bersama Direktur Utama (Dirut) PLN, Dirut Pertamina, kita akan clear-kan tentang pasokan BBM dan bagaimana untuk bisa mempercepat agar listrik bisa bisa nyala,” lanjut Bahlil
Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis mengapresiasi Kementerian ESDM mendirikan dapur umum serta posko bantuan korban banjir. Kehadiran dapur umum dan posko induk tersebut meringankan beban pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir di Kabupaten Bireuen
“Kami juga mengapresiasi kehadiran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang melihat langsung kondisi masyarakat di pengungsian. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi korban banjir untuk pulih dan bangkit kembali,” kata Mukhlis. (AN)








