Pencemaran Lingkungan Pengeboran Minyak Tradisional di Blang Seupeng Bireuen Memprihatinkan

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Pencemaran limbah hasil pengeboran minyak ilegal tradisional di Gampong Blang Seupeng Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen sangat memprihatinkan.


Ada sejumlah pertambangan atau pengolahan minyak tradisional milik warga yang sangat terganggu karena limbah hasil penambangan mengalir ke irigasi persawahan warga sehingga masyarakat setempat tiap tahun mengalami penurunan hasil panen.

Pantauan lintasnasional.com pada Senin 11 Januari 2020 terlihat di lokasi ada sejumlah penambangan tradisional yang terletak di lahan kosong dan didepan rumah warga, namun limbahnya mengalir ke dalam saluran irigasi.

Air yang mengalir di irigasi bercampur dengan limbah sehingga nampak berminyak, begitu juga air yang mengalir ke persawahan warga setempat bercampur minyak.

Pengeboran sumur minyak tradisional di Desa Blang Seupeng telah berlangsung lama. Banyak masyarakat yang bekerja dan membuka sumur di sini,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya pada Senin 11 Januari 2021.

Pengeboran sumur minyak secara ilegal telah berlangsung cukup lama dan seperti adanya adanya pembiaran karena tidak pernah dilakukan penertiban.

“Tidak pernah kami mendengar dan melihat sumur-sumur ilegal tersebut ditertibkan. Masyarakat dapat bekerja dengan leluasa, tanpa ada yang melarang, akhirnya sejumlah masyarakat menggantungkan hidup dari sektor ini,” ujarnya.

Ia mengatakan Minyak mentah itu disuling sendiri oleh masyarakat. Kemudian dijual ke Agen yang menampung hasil pengeboran tersebut.

“Kami menjual ke agen yang juga warga disini bang,” katanya

Limbah hasil pengeboran minyak mengalir ke irigasi sawah warga

Sementara itu Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh Muhammad Nur mengatakan Secara ekonomi, memang sumur minyak ilegal menguntungkan, tapi keberadaannya berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan

“Belum lagi, lokasinya di perkampungan penduduk, yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat, Air dan lumpur, bercampur dengan minyak mengalir kemana-mana, mencemari tanah,” kata M. Nur beberapa waktu lalu

Ia mengatakan Pengambilan minyak dengan tidak memperhatikan dampak lingkungan akan menyebabkan kekosongan struktur tanah, yang dikhawatirkan akan terjadi penurunan atau longsor.

“Jika hal ini dibiarkan akan mengancam kehidupan masyarakat karena sumber air mereka tercemar. Ini juga akan berpengaruh pada lahan pertanian,” ungkapnya saat menanggapi kebakaran sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur pada pertengahan 2019 lalu (Dm/Red)