Sosok Zoel SoPAN, Anggota DPRK yang Sisihkan Gaji untuk Bangun Makam Syuhada GAM Daerah 4 Batee Iliek

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Total ada 40 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen yang dilantik untuk Periode 2019-2024, salah satu diantaranya Zulkarnaini atau lebih tenar dengan nama Zoel SoPAN yang berasal dari Dapil 3 Partai Aceh.


Zoel SoPAN merupakan seorang mantan Wartawan dan aktifis bukan berasal dari Eks Kombatan GAM, umurnya juga masih sangat tergolong muda untuk menjadi seorang Wakil Rakyat, tapi kapasitas dan pengalamannya sudah sangat mumpuni, apalagi di bidang sosial kemasyarakatan.

Zoel SoPAN sendiri tidak menyangka dirinya akan dipilih oleh Partai Aceh Wilayah Bireuen untuk menjadi salah satu Calon Legislatif di Dapil 3, karena ia bukan berasal dari Mantan Kombatan GAM yang terlibat lansung saat konflik Aceh, meskipun tidak terlibat lansung dalam saat konflik namun ia sangat vokal bersuara di Parlemen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan Kombatan di Bireuen khususnya Dapil 3.

Mendapat dukungan Penuh dari Partai Aceh, Masyarakat dan sejumlah Eks Kombatan di Dapilnya dan berbekal pengalamannya Zoel SoPAN bisa mendapatkan suara yang signifikan dan mengungguli Caleg lain baik di internal Partai maupun dari Partai Lain di Dapilnya yang memperebutkan 6 Kursi.

Zoel Sopan yang berdomisili di Pedalaman Kabupaten Bireuen yaitu Gampong Pandak Kecamatan Makmur dari awal punya cita-cita untuk memajukan daerahnya yang masih dikatagorikan terisolir, bukan hanya itu ia juga berkeinginan untuk memperhatikan anak-anak para Syuhada GAM, para janda korban Konflik serta berkeinginan memugar kuburan-kuburan para syuhada baik yang syahid akibat konflik Aceh maupun makam pahlawan saat berperang melawan belanda.

Baca Juga:  (Editorial), Warna Warni Putusan Hakim PN Idi Dalam Kasus 20 Kilogram Sabu, Ada Apa?
Zoel SoPAN, Mengunjungi Masyarakat Miskin dan Istri Syuhada GAM beberapa waktu lalu di Pedalaman Makmur

Setelah dilantik dan mengucapkan sumpah pada 2 September 2019 Zoel SoPAN lansung memenuhi janjinya, dengan menyambangi rumah-rumah anak yatim korban konflik dan memugar kuburan para syuhada di Daerahnya.

“Saya sadar bahwa damai Aceh ini terwujud karena ada perjuangan mereka yang saat ini sudah meninggalkan kita yang rela mengorbankan jiwa dan raga, oleh karena itu pada saat penutupan Kampanye saya lakukan dengan berdo’a dan kenduri di Kuburan Syuhada GAM di Desa Lapehan Mesjid, Kecamatan Makmur,” kata Zoel SoPAN saat berbincang dengan Pimred lintasnasional.com Teuku Azhari pada Senin 3 Agustus 2020.

Zoel Sopan juga mengungkapkan, jauh hari sebelum terpilih baik dalam masa Kampanye maupun lain waktu selain meminta doa para ulama ia juga menyambangi sejumlah makam para syuhada yang syahid pada saat konflik Aceh di Daerahnya.

“Pada saat berdo’a saya Nazarkan untuk membangun seluruh Kuburan Syuhada yang ada di Daerah 4 Bate Iliek apabila Allah mengizinkan saya untuk mengemban Amanah Rakyat, dan Alhamdulillah saya terpilih, maka saya mulai sedikit demi sedikit membangun Kuburan Syuhada dengan menyisihkan gaji saya, karena tidak dibenarkan dengan dana APBK,” kata Zoel SoPAN

Zoel SoPAN bersama Eks Kombatan dan warga Meninjau Proses Pembangunan Salah Satu Makam Syuhada GAM di Daerah 4 Batee Iliek

Belum genap Setahun menjabat sebagai anggota DPRK ia sudah menyelesaikan pembangunan 18 makam Syuhada GAM di Desa Bate Dabai dan Lapehan Mesjid Kecamatan Makmur dan telah menyantuni dan menyambangi hampir semua rumah anak yatim dan janda Korban konflik di Dapilnya.

Baca Juga:  Enam Desa di Samalanga Teken Kontrak Proyek Drainase Sawah dari Kementan

“Alhamdulillah sudah 18 Makam yang sudah kita pugar atau saya bangun, meskipun harus menyisihkan sebagian dari gaji saya tiap bulan, Menjadi suatu kebanggaan bisa membantu mereka yang terlibat lansung dan merasakan dampak dari konflik Aceh walaupun hanya bisa membantu alakadar,” lanjut Zoel SoPAN

Politisi Partai Aceh tersebut juga mrnyampaikan keinginannya hingga akhir jabatannya Lima Tahun ia akan menyelesaikan pembangunan serta pemugaran seluruh Makam para Syuhada di Daerah 4 Bate Iliek serta berkeinginan membantu para janda dan anak-anak yatim korban Konflik.

“Insya Allah saya akan menyelesaikannya selama menjabat, Tentunya Ini akan terlaksana dengan bantuan, dukungan dan doa dari Pimpinan Partai, Panglima Daerah, Sagoe, seluruh eks kombatan Daerah 4 dan seluruh masyarakat,” sebut mantan Ketua PWA Bireuen tersebut.

Selain itu Zoel SoPAN berharap kepada Pemerintah, baik Provinsi maupun Kabupaten dan teman-teman yang lain untuk lebih memperhatikan kesejahteraan janda dan anak korban konflik di seluruh Aceh serta membangun dan memugar Makam para Syuhada baik yang syahid saat konflik maupun saat perang melawan Belanda.

“Aceh punya sejarah konflik yang sangat panjang dan telah meninggalkan luka yang mendalam, banyak Anak yatim dan janda konflik yang menjadi tanggung jawab kita bersama, tanpa perjuangan dan nyawa mereka, Aceh tidak akan seperti ini, jasa mereka patut dikenang salah satunya dengan memperhatikan anak dan istrinya, apalagi saat perayaan hari-hari besar, mereka sangat butuh kehadiran kita” pungkas ZoeL SoPAN (Azhari)