Daerah  

Tahun Ajaran Baru, Bupati Mukhlis Minta Orang Tua Antar Anak ke Sekolah

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengimbau para orang tua untuk mengantarkan anaknya hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2025 – 2026.

Imbauan itu disampaikan melalui surat edaran (SE) Bupati Bireuen Nomor 420/721/2025 Tentang Imbauan kepada para orang tua untuk mengantarkan anak hari pertama masuk sekolah.

Didalam tersebut menjelaskan, surat edaran itu menindaklanjuti surat edaran menteri pendidikan dasar dan menengah Nomor 10 tahun 2025 tentang pelaksanaan kegiatan masa pengenalan lingkungan satuan pendidikan ramah pada pendidikan
Anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah tahun ajaran 2025 – 2026.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Bireuen H Mukhlis, S.T., pada 9 Juli 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program quick wins  Kementerian Kependudukan dan pembangunan keluarga/ BKKBN yaitu gerakan ayah teladan Indonesia (GATI)..

Didalam surat edaran tersebut menyebutkan, para Ayah diimbau untuk secara aktif anak-anak mereka pada hari pertama masuk sekolah, khusus pada masa pelaksanaan pengabdian (MPLS) sebagai moment penting dalam membangun semangat belajar anak.

Kemudian, memberikan waktu kepada ASN dan Non ASN dilingkungan pemerintahan Kabupaten Bireuen yang mempunyai anak bersekolah di PAUD, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas untuk mengantarkan anak ke sekolah sampai pukul 10OO WIB, setelah kegiatan selesai baru melanjutkan pekerjaan seperti biasanya.

Selanjutnya, mengantarkan anak di hari pertama ke sekolah merupakan wujud ketertiban keluarga dalam pendidikan dan memberi dukungan emosional yang sangat berarti bagi anak-anak dalam memasuki lingkungan pendidikan yang baru.

“Kepala satuan pendidikan Kabupaten Bireuen diminta untuk menyambut kehadiran orang tua wali murid dengan terbuka dan turut serta menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga,” bunyi surat edaran tersebut (Rahmad Maulida)