Daerah  

Wapres Gibran Apresiasi Percepatan Pembangunan Pasca Bencana di Bireuen

LINTAS NASIONAL – ​BIREUEN, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen pada Kamis 6 Agustus 2026. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut disambut langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan jajaran Forkopimda di area pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang.

Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan penanganan pascabencana dan rekonstruksi Jembatan Krueng Tingkeum di Desa Tingkeum Mayang.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menerima paparan teknis dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaen, terkait capaian progres pengerjaan fisik jembatan yang ditargetkan mulai tersambung pada bulan Agustus dan beroperasi fungsional pada Desember mendatang.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang mendampingi Wapres di tepi sungai, turut memaparkan secara langsung kondisi penanganan dampak banjir, termasuk perkuatan tebing sungai melalui penimbunan batu gajah demi memastikan keamanan infrastruktur sekitar.

Wapres memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim lapangan yang beroperasi tanpa henti dan menginstruksikan agar seluruh proses pengerjaan berjalan lancar.

Di sela-sela peninjauan, Wapres menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga setempat untuk menyerap aspirasi masyarakat pascabencana. Suasana hangat terlihat saat Wapres membagikan perlengkapan sekolah serta buku tulis kepada anak-anak yang menyambut kedatangannya.

Usai menyelesaiakan agenda di Kutablang, Wapres beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke SDN 7 Jangka di Desa Pante Ranup, Kecamatan Jangka, serta meninjau lokasi Jembatan Teupin Mane sebelum bertolak menuju agenda kerja berikutnya di Kabupaten Aceh Tengah (Takengon).

Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan terima kasih atas perhatian besar Pemerintah Pusat terhadap percepatan pemulihan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Wapres Gibran Tinjau Hasil Revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka

​Wakil Presiden juga meninjau langsung hasil pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di UPTD SDN 7 Jangka, Desa Pante Ranub, Kecamatan Jangka.

Kedatangan Gibran disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim, M.Si., Bunda Guru Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, serta Kepala UPTD SDN 7 Jangka, Maryana, S.Pd.

Wapres memastikan efektivitas serta kualitas pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor yang sempat melanda wilayah Kabupaten Bireuen pada November 2025 lalu.

UPTD SDN 7 Jangka merupakan salah satu satuan pendidikan yang terdampak cukup signifikan dalam peristiwa tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran menerima paparan komprehensif terkait proses pemulihan infrastruktur sekolah sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke sejumlah ruang kelas dan fasilitas pendukung yang telah selesai direnovasi.

Kunjungan berjalan dalam suasana penuh kehangatan, di mana warga masyarakat sekitar, khususnya kaum perempuan, turut menyambut antusias kehadiran jajaran pimpinan nasional tersebut.

​Melalui program prioritas revitalisasi sekolah dari Pemerintah Pusat, sebanyak tujuh ruangan di UPTD SDN 7 Jangka telah selesai direhabilitasi total. Fasilitas tersebut mencakup enam ruang kelas belajar dan satu ruang perpustakaan, yang kini telah siap digunakan kembali secara optimal.

Kepala UPTD SDN 7 Jangka, Maryana, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian besar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kecamatan Jangka.

​”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Presiden beserta perhatian pemerintah. Melalui revitalisasi ini, sebanyak enam ruang kelas dan satu ruang perpustakaan telah selesai direhab. Kami berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut, khususnya dalam pemenuhan fasilitas pendukung sarana dan prasarana belajar, guna memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan semakin aman, nyaman, dan berkualitas,” ungkap Maryana.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan kementerian terkait dalam mengawal percepatan pemulihan pascabencana di seluruh sektor, khususnya sektor pendidikan, demi menjamin hak belajar anak-anak di Kabupaten Bireuen terpenuhi secara maksimal. (AN)