LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bireuen secara rutin melakukan pengawalan dan pemeriksaan stok serta kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah hukum Kabupaten Bireuen pada Selasa 15 September 2026
Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan pasokan BBM yang cukup, harga yang sesuai ketetapan, serta mencegah terjadinya penimbunan maupun kelangkaan yang dapat meresahkan masyarakat.
Kegiatan pengawalan dan pemeriksaan dipimpin langsung oleh pejabat utama Polres Bireuen, diikuti Sat Intelkam, Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Sat Reskrim, dan Bagian Samapta Polres Bireuen, pada Senin, 14 September 2026.
Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., MIK, menyampaikan bahwa pengawalan terhadap distribusi dan stok BBM merupakan prioritas agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kami memastikan setiap SPBU memiliki stok BBM yang memadai, penyaluran berjalan lancar, dan harga yang dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah. Kami juga mencegah adanya praktik penimbunan atau penjualan di luar harga yang ditetapkan,” ujar AKBP Yulhendri saat meninjau salah satu SPBU di kawasan Jalan Nasional Bireuen.
Selain memeriksa stok tanki dan catatan penjualan, tim kepolisian juga memantau antrean kendaraan guna menghindari penumpukan dan kemacetan di sekitar lokasi SPBU. Pihak manajemen SPBU diminta untuk melaporkan segera jika terjadi kendala pasokan atau lonjakan permintaan yang tidak wajar.
Salah satu pengelola SPBU di Kabupaten Bireuen menyambut baik langkah kepolisian. “Kami sangat mendukung pengawalan ini, agar pelayanan kepada masyarakat tetap aman, lancar, dan transparan,” ungkap pengelola SPBU tersebut.
Kapolres Bireuen menambahkan, operasi pengawalan dan pemeriksaan ini akan terus dilakukan secara berkala maupun mendadak guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM di wilayah Bireuen, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan aman. (AN)








