Bupati Bener Meriah: Pemekaran Propinsi ALA Harus Terjadi dengan Cara Apapun

LINTAS NASIONAL – BENER MERIAH, Isu Pemekaran Propinsi Aceh Lauser Antara (ALA) kembali digaungkan oleh sejumlah Tokoh, Para pejuang ALA dari berbagai elemen duduk bersama membahas percepatan lahirnya provinsi ALA pada Rabu 23 September 2020.

Kegiatan yang dikemas dalam Forum Silaturahmi Tokoh Pejuang Persiapan Pemekaran Aceh Leuser Antara (ALA), dihadiri oleh Bupati Bener Meriah, Syarkawi, Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah, Tgk Husnul Ilmy Ketua KP3ALA Aceh Tengah, Zam Zam Mubarak, tokoh pejuang ALA seperti Adi Jan, Sutrisno, Kusuma, Mustafa M Tami, Salminawati, serta para aktivis, tokoh pemuda, serta mahasiswa.

Dalam forum itu, selain memilih Ketua KP3ALA Kabupaten Bener Meriah juga membahas langkah-langkah strategis dalam memperjuangkan lahirnya provinsi ALA.

Dalam forum itu, Alwin Al Lahat ditunjuk sebagai Ketua KP3ALA Kabupaten Bener Meriah.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sarkawi mengatakan akan menempuh cara apapun agar daerah otonomi baru (DOB) Provinsi ALA bisa lahir dan terbentuk dalam waktu dua tahun ke depan.

“Pemekaran ini harus terjadi. Sudah lama diperjuangkan oleh pendahulu kita dan sampai kepada generasi kita dan ini harus dilahirkan. Insya Allah,” kata Sarkawi

Ia juga mengkhawatirkan jika Pilkada 2022 Ditunda maka Pemekaran Propinsi ALA akan tertunda maka dalam Dua tahun ini harus segera diperjuangkan.

“Saya ulangi, ini masih dugaan saya. Nah, jika terjadi pilkada pada 2024, maka dua tahun kabupaten ini akan dijabat oleh Pj Bupati. Jadi jangan harap Pj Bupati itu dapat memperjuangkan perjuangan pemekaran ini,” tegas Sarkawi.

Lanjutnya, pembentukan Propinsi ALA harus terealisasi dalam waktu 2 Tahun.

“Ini Bukan kepentingan elit Politik, Kami akan lakukan dengan cara apa pun. Karena ini adalah kepentingan akar bawah, kepentingan masyarakat.” lanjutnya

Selain itu, Ia juga akan mendesak Plt gubernur dan DPRA untuk segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran Provinsi ALA.

“Perlu diketahui, ini merupakan momen yang sangat tepat ketika dicabutnya moratorium pembentukan daerah. Jadi, satu saja Provinsi Papua dimekarkan, Aceh juga dimekarkan,” kata Sarkawi.

Sementara itu Alwin Alhat menyampaikan ucapan terimakasih karena dipercayakan sebagai ketua KP3ALA dan akan segera melakukan konsolidasi dengan semua pihak baik yang dulu maupun sekarang.

“Kita tidak meninggalkan mana yang dulu dan juga tidak memajukan yang sekarang, intinya perjuangan ALA ini perjuangan bersama baik dari hulu maupun dari hilir, tanpa membedakan kepentingan apa pun,” tegas Ketua KP3ALA. (Red)