Kurun 3 Pekan, Tiga Tahanan Polrestabes Medan Tewas, Masuk Sehat, Keluar Jadi Mayat

Kurun 3 Pekan, Tiga Tahanan Polrestabes Medan Tewas, Masuk Sehat, Keluar Jadi Mayat

LINTAS NASIONAL – MEDAN, Kurun tiga pekan terakhir terhitung sejak 26 September 2020, tiga tahanan di wilayah hukum Polrestabes Medan meninggal dunia sebelum kasusnya sempat dilimpahkan ke kejaksaan.


Yang teranyar adalah Fery Pasaribu (50), tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap seorang wanita driver ojek online yang tak lain istri sirinya, Fitri Yanti (44).

Menurut keterangan versi polisi, Fery meninggal dunia Sabtu pagi 17 Oktober 2020 pagi akibat sakit usai dirawat pada Jumat malam di RS Bhayangkara Medan di Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara.

Karena meninggal dunia, jenazahnya pun dipulangkan ke keluarga tanpa diotopsi.

Kabar kematian Fery dibenarkan oleh Kanit Pidum Polrestabes Medan Iptu Ardian Yunan Saputra.

Menurut Ardian, Fery meninggal dunia akibat sakit. Sebelum tewas, dia sempat mendapat perawatan medis.

Sebelum Fery Pasaribu (50), dua tahanan lainnya yang juga meninggal dunia dalam tahanan adalah Joko Dedi Kurniawan (pada Sabtu 26/9/2020) dan Rudi Efendi (pada Jumat 2/10/2020). Kedua merupakan polisi gadungan.

Baca Juga:  Pria dan Sabu Dalam Kotak Rokok Kaleng Diangkut ke Polres Aceh Utara

Kematian dua polisi gadungan itu diadukan oleh pihak keluarga yang sangat yakin bahwa mereka mengalami penyiksaan di dalam tahanan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan.

Namun, seperti halnya pada kematian Fery Pasaribu, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi juga mengaku kalau keduanya meninggal dunia karena sakit. (indozone)