Sosok Iptu Lilisma Suryani Polwan pertama jadi Kapolsek di Polres Lhokseumawe

LINTAS NASIONAL – LHOKSEUMAWE, Melindungi, mengayomi dan melayani adalah motto Kepolisian. Dimana pun ia akan bertugas, tiga hal ini tidak dapat dipisahkan dengan tanggungjawab profesi yang diemban oleh seorang polisi demi tegaknya hukum serta Kamtibmas di wilayah tugasnya.


Dasar inilah yang menjadi pemicu semangat Iptu Lilisma Suryani, seorang Polisi wanita (Polwan) yang kini dipercaya sebagai Kapolsek Syamtalira Bayu, Polres Lhokseumawe menggantikan AKP Hanafiah.

Menjadi orang nomor satu di Polsek Syamtalira Bayu, tak membuatnya bangga. Sebab, bagi wanita kelahiran tahun 1979 tersebut jabatan adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, masyarakat dan pimpinan.

“Alhamdulillah saya dipercayai untuk menjabat sebagai Kapolsek Syamtalira Bayu dan menjadi Polwan pertama sebagai Kapala Kepolisian Sektor di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, ini merupakan amanah buat saya,”kata Iptu Lilis di Lhokseumawe, Rabu 30 September 2020

Sebelumnya, Iptu Lilis dipercaya menjadi Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Lhokseumawe. Meski dirinya ditunjuk sebagai Kapolsek wanita pertama, namun Iptu Lilis ternyata tidak begitu terkejut karena menurutnya hal tersebut sudah menjadi tanggungjawab sebagai polisi.

Baca Juga:  Sosok Dokter Aci, Penyelamat di Garis Konflik Aceh Syahid Karena Covid19

Menurut perwira pertama dengan dua balok dipundaknya tersebut, untuk memimpin Polsek Syamtalira Bayu, dirinya telah didukung para perwira, para anggotanya dan bahkan sejumlah ulama di daerah itu serta masyarakat setempat.

“Anggota saya semuanya respek, meskipun mereka dari kalangan pria. Pendekatan secara personal sangat perlu,”kata Wanita berdarah Gayo itu.

Anak pertama dari empat bersaudara itu juga menyebutkan bahwa, sebagai pimpinan Polsek, dirinya selalu melakukan upaya pendekatan dengan masyarakat dan sejauh ini, selama dua minggu bertugas sudah banyak dukungan yang diterimanya, sehingga dengan upaya pendekatan tersebut maka tugas yang diembannya akan menjadi lebih ringan.

“Saya lahir dan besar di Aceh, ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat Aceh khususnya warga Kecamatan Syamtalira Bayu. Sebagai polisi wanita pertama dengan jabatan Kapolsek saya harus tetap semangat dan mengedepankan profesionalisme untuk melaksanakan tugas dengan baik,”kata Iptu Lilis.

Perempuan manis kelahiran Desa Rikit Bur Kecamatan Bukit Tusam Kabupaten Aceh Tenggara, 6 Maret itu mengawali karir dari Bintara polisi pada tahun 1999/2000 dan bertugas di Polres Aceh Tenggara kemudian sebagai anggota Biddokkes Polda Aceh selanjutnya pada tahun 2020 bertugas di Polres Lhokseumawe.

Baca Juga:  Mengenal Sosok Akmal Rusli, Vice Presiden Pemuda OKI Asal Aceh

“Pada tahun 2015 saya ikut seleksi dan lulus Sekolah Pembentukan Perwira (Stupa). Sebelumnya saya pernah bercita-cita jadi perawat namun tidak lulus, kemudian mencoba-coba tes masuk Bintara Polisi dan Alhamdulillah lulus,” kata wanita bergelar S1 Hukum.

Dalam karirnya sebagai Kanit PPA Polres Lhokseumawe, Iptu Lilis pernah mendapatkan prestasi atas kinerjanya dalam mengungkap kasus-kasus besar seperti pengungkapan kasus pelecehan seksual yang dilakukan pimpinan dayah dan guru ngaji pada tahun 2019, lalu
Pemerkosaan yang dilakukan dibawah ancaman senjata tahun 2018.

Menyangkut jabatan sebagai Kapolsek Syamtalira Bayu, kata Lilis ini merupakan tantangan tugas yang luar biasa dan merasa bersyukur karena mendapat kepercayaan dari pimpinan. Sehingga dirinya berkomitmen untuk menjalani tugas dengan baik tanggungjawab.

“Untuk semua perempuan Indonesia, mari memacu diri menjadi wanita pilihan yang tidak kalahnya dengan laki-laki. Seperti pendahulu kita yang telah memberikan hal terbaik dalam menjalani tugas, baik di institusi pemerintah maupun di swasta,”kata Iptu Lilis. (antara)