Bupati Bireuen Bangun Rumah Lima Yatim Piatu Pakai Uang Pribadi

 

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Setelah melihat langsung kondisi kehidupan 5 bersaudara Yatim Piatu di Gampong Batee Timoh Kecamatan Jeumpa, Bupati Bireuen H. Mukhlis ST, langsung berinisiatif membangun rumah layak Huni dengan menggunakan uang pribadi.

Mendapat informasi, pada Selasa 28 Oktober 2025 Bupati Bireuen H. Mukhlis didampingi Kadis Perkim Ir. Fadli, Sekretaris Dinsos Alfian, Camat Jeumpa Rusli langsung mengunjungi rumah Yatim Piatu yang baru beberapa bulan ditinggal oleh kedua orang tuanya.

Pantauan media ini, kehidupan Lima bersaudara yang semuanya masih berusia dibawah umur tersebut sangat memprihatinkan dan menyayat hati, rumah yang ditempati selama ini sangat tidak layak, hanya berukuran 3 × 4, berdinding triplek dan tidak memiliki kamar tidur, hanya ada ruang tamu dan dapur.

Keuchik Batee Timoh Anwar mengatakan kelima bersaudara itu merupakan anak dari pasangan Amirullah dan Zubaidah yang keduanya telah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

“Ayahnya meninggal pada Awal Tahun 2025, kemudian pada Bulan Agustus lalu mereka kembali ditinggalkan oleh ibunya,” ujar Keuchik Anwar

Kata Keuchik Anwar, untuk menopang hidup kelima yatim piatu tersebut hanya mengharap belas kasihan para dermawan dan warga setempat, bahkan anak perempuan yang nomor 2 masih berusia sekitar 13 Tahun bekerja ditempat orang.

“Semua anak yang ditinggal semuanya perempuan, paling tua 16 Tahun, anak yang kedua bekerja di tempat orang dan sudah putus sekolah sementara yang lain masih kecil-kecil, dua diantaranya masih di Sekolah Dasar (SD) yang paling kecil masih berusia 4 Tahun,” ujar Anwar

Melihat kondisi itu, H. Mukhlis langsung tergerak hatinya membangun rumah layak huni untuk untuk Yatim Piatu memakai uang Pribadi dengan ukuran 6 x 6.

“Ini tidak bisa kita tunggu APBK, akan saya bangun segera dengan memakai uang pribadi, Insya Allah besok (Rabu, red) akan segera dimulai,” ujar H. Mukhlis

Dengan mata berkaca Bupati Bireuen mendengar cerita warga dan keluhan yang dialami Lima bersaudara itu selama ditinggal oleh kedua orang tuanya.

“Kita turut prihatin apa yang dialami oleh yatim piatu ini, selain membangun 1 unit rumah dengan dana pribadi, mereka juga kita tawarkan untuk masuk ke Sekolah Rakyat (SR) yang semuanya akan ditanggung oleh Pemerintah,” tutur Bupati Mukhlis

Selain menyerah sedikit bantuan berupa uang tunai, Bupati Bireuen juga langsung memerintahkan tukang agar pembangunan rumah layak huni untuk yatim piatu tersebut segera dibangun (Red)