
LINTAS NASIONAL – ACEH UTARA, Satu unit rumah milik Antikah (64), seorang janda miskin di Gampong Kubu, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, ambruk diterjang banjir luapan, pada Selasa, malam, 29 September 2026.
Banjir luapan tersebut terjadi, setelah hujan deras melanda wilayah Kecamatan Sawang sejak Selasa siang, sehingga menyebabkan debit air Krueng Gunci meningkat, dan meluap kepemukiman penduduk.
Keuchik Gampong Kubu, Iswandi, yang dihubungi Lintas Nasional, Rabu, 30 September 2026, mengatakan, luapan Krueng Gunci mengakibatkan satu unit rumah warga rusak berat.
“Ada satu unit rumah warga yang rusak berat dan ambruk diterjang banjir luapan,” ujar Iswandi.
Iswandi menambahkan, rumah rusak tersebut milik Antikah, yang merupakan bantuan dari Baitulmal beberapa tahun lalu. Dirumah tersebut, sambung Iswandi, Antikah tinggal bersama anak dan menantunya.
“Untuk sementara, korban yang berjumlah 6 orang dari dua Kepala Keluarga (KK) sudah mengungsi ke Hunian Sementara (Huntara),” sebut Iswandi.
Iswandi mengaku, peristiwa tersebut sudah dilaporkan kepada Ketua KSB sejak Selasa malam, namun korban belum mendapatkan bantuan masa panik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara.
“Hingga sekarang, korban belum menerima bantuan dari BPBD Aceh Utara. Untuk sementara ad bantuan dari warga,” sebut Iswandi.
Iswandi mengaku, selain rumah Antikah, banjir luapan Krueng Gunci juga mengakibatkan sembilan unit rumah warga lainnya ikut terimbas banjir. [] (Rahmad Maulida)
















