
LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST menyampaikan bahwa, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 27 Kabupaten Bireuen tahun 2026 digelar secara sederhana.
“Alasannya, karena masih banyak masyarakat kita yang berkekurangan dan bersedih, setelah ditimpa bencana,” kata Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST, pada coffee morning bersama wartawan liputan Bireuen, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di pendopo bupati setempat.
Bupati Mukhlis menjelaskan, perayaan Hut Ke 27 Bireuen digelar sederhana, berdasarkan keputusan bersama yang sudah dipikirkan secara matang.
“Tujuannya supaya masyarakat tidak menilai pemerintah daerah bergembira ria, sementara masih ada masyarakat dalam keadaan susah dan bersedih, pascabencana hidrometeorologi,” tutur Bupati Mukhlis.
Politisi Partai Golkar Bireuen itu menyebutkan, rangkaian perayaan Hut Ke 27 Kabupaten Bireuen diisi sejumlah kegiatan Keagamaan, Olahraga, Budaya dan festival kuliner serta UMKM.
“Ada juga perlombaan menggambar yang dapat diikuti masyarakat umum dan sejumlah OPD,” tutup Mukhlis, yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Bireuen.
Sementara itu, Fadhli Amir MT., Ketua Panitia HUT Ke 27 Kabupaten Bireuen, pada kesempatan itu berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat, dan unsur media agar turut serta menyukseskan rangakaian kegiatan perayaan hari jadi Kabupaten Bireuen.
“Perayaan Hut Ke 27 Kabupaten Bireuen tahun ini kita gelar sederhana, atas pertimbangan masyarakat kita belum setahun ditimpa bencana,” sebut Fadhli Amir.
Fadhli Amir merincikan, kegiatan yang dimulai dengan Kejuaraan sepak bola Piala Bupati Bireuen yang diikuti 17 Kecamatan se Kabupaten Bireuen yang digelar di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen.
“Kemudian, perlombaan bola Volli putri yang diikuti seluruh instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diselenggarakan di GOR Geulumpang Payong,” sebut Fadhli Amir.
Selain itu, sambung Fadhli Amir, juga dilaksanakan pameran UMKM tingkat kecamatan, dan lomba masak antar OPD yang dipusatkan di pendopo.
“Kita juga melaksanakan pentas seni, lomba permainan rakyat seperti lomba engklek, jalan batok, dan lomba azan tingkat pendidikan anak usia dini (PUD),” tambah Fadhli Amir.
Fadhli Amir menambahkan, juga ada perlombaan mewarnai tingkat PAUD dan melukis tingkat SD, SMP, SMA dan mahasiswa yang dipusatkan di pendopo setempat.
“Ada juga perlombaan tari tradisional, meurukon literasi buku, talk show literasi, story telling dan mendongeng serta jalan santai,” katanya.
Fadhli Amir menambahkan, ada juga lomba Toet Bude Trieng (Meriam Bambu) antar Kecamatan yang dipusatkan di Lapangan Paya Kareueng.
“Puncak acara HUT Ke 27 Bireuen dilaksanakan upacara di Lapangan RTH Cot Gapu Bireuen, dan penutupan rangkaian HUT Bireuen dengan marawis, Hadrah dan Tausiah yang dipusatkan di Masjid Agung Sultan Jeumpa,” tutup Fadhli Amir. [] (Rahmad Maulida)
















