Dari 609 Desa di Bireuen, Hanya Desa Pandak, Paya Barat dan Calok yang Belum Salurkan BLT Tahap I

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Bencana (DPMG.P.KB) Kabupaten Bireuen Mulyadi
Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Bencana (DPMG.P.KB) Kabupaten Bireuen Mulyadi

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Dari 609 Desa di Kabupaten Bireuen masih ada 3 Desa yang belum menyalurkan Bantuan Langaung Tunai (BLT) Dana Desa kepada masyarakat miskin yang berdampak Covid19.


Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Bencana (DPMG.P.KB) Kabupaten Bireuen Mulyadi, SH, kepada lintasnasional.com pada Kamis 2 Juli 2020, menurutnya, dari 609 Desa masih ada 3 Desa yang belum menyalurkan BLT DD dari tahap pertama.

“Ada Tiga Desa yang belum menyalurkan BLT DD yaitu Desa Pandak Kecamatan Makmur, Paya Barat dan Calok Kecamatan Peudada

Untuk Gampong Pandak Kecamatan Makmur Kata Mulyadi Akan segera disalurkan setelah Dana Desa Tahap Dua cair berhubung anggaran tahap Satu sudah digunakan untuk kegiatan lain.

“Untuk Desa Pandak karena Anggaran Tahap Pertama sudah digunakan kegiatan lain, sehingga tertahan penyalurannya, sementara Gampong Paya Barat Kecamatan Peudada terkendala kerana APBG Tahun 2020 belum di setujui bersama,” kata Mulyadi yang belum genap sebulan menjabat sebagai Kadis DPMG.P.KB Bireuen tersebut

Sementara itu lanjut Mulyadi untuk Gampong Calok Kecamatan Peudada belum disalurkan berhubung Dana Desa sudah digunakan untuk kegiatan lainya dan akan disalurkan setelah cair dana berikutnya.

Berdasarkan informasi sebanyak 606 desa dari 609 desa seluruh Bireuen, sudah 606 Desa menyalurkan BLT untuk penerima manfaat sebanyak 41.709 kepala keluarga dengan bantuan seluruhnya Rp 25.025.400.000. (Red)