Daerah  

IBM Salurkan 100 Paket Pangan Ramadan di Yogyakarta

Relawan IBM Yogyakarta menyerahkan bantuan pangan kepada penerima manfaat lansia. Foto : Dok Yayasan IBM.

LINTAS NASIONAL, BANDUNG – Insan Bumi Mandiri (IBM) bersama Muslim Aid Australia (MAA) International menyalurkan paket bantuan pangan untuk 100 warga rentan di Yogyakarta.

Selain di Yogyakarta, IBM bersama MAA juga menyalurkan paket bantuan di wilayah Lombok, Bima, Sikka, dan Bandung dengan jumlah bantuan yang mencapai 2 ribu paket.

Penyaluran itu dilakukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan bagi anak yatim, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga prasejahtera selama bulan suci Ramadan.

Untuk menyesuaikan kebutuhan dengan bantuan yang diberikan, MAA International melalui IBM mengategorikan jenis bantuan menjadi dua, yakni Orphan/Disability/Elderly (ODE) dan OG untuk masyarakat rentan yang membutuhkan.

Paket bantuan pangan yang disalurkan IBM bersama MAA International berisikan beras, tepung terigu, gula, sarden, minyak, kornet, dan susu.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari penyaluran bantuan ini,” kata Tuti, relawan dari Yogyakarta yang dikutip media ini, Selasa 3 Maret 2026.

Kata Tuti, bantuan seperti itu sangat berarti bagi yang membutuhkan, terutama pada bulan suci Ramadan, karena kebutuhan rumah tangga sering meningkat.

Banyak penerima manfaat yang selama ini hidup dalam keterbatasan, dan kehadiran bantuan dari MAA dan IBM membuat mereka merasa tidak sendiri,” tutur Tuti.

Sementara itu, tim IBM dan relawan lapangan melakukan penyaluran dengan dua metode, yaitu dengan cara mengumpulkan penerima manfaat dan penyaluran secara door to door.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau penerima manfaat, seperti lansia dan penyandang disabilitas yang sulit keluar dari rumah dan tidak bisa hadir ke lokasi distribusi, karena akses yang tidak mudah dilewati.

Salah satu komunitas penerima manfaat penyandang disabilitas yang dijangkau di Yogyakarta yaitu Komunitas Hydrowarior Jogja.

Selama kunjungan tersebut, tim lapangan menyaksikan sejumlah momen haru, khususnya melihat kondisi penerima manfaat di rumah mereka.

Tim menemukan di salah satu rumah penerima manfaat yang terdiri dari dua saudara penyandang disabilitas dirawat oleh anggota keluarga yang juga seorang anak.

Kondisi tersebut menjadi pemandangan nyata terkait tantangan yang dihadapi sebagian keluarga di pelosok negeri.

Salah seorang penerima manfaat dari kalangan penyandang disabilitas, Ahmad Aslam mengucapkan terima kasih kepada MAA.

“Saya sangat berterima kasih sekali dan sangat senang, karena mendapat bantuan dari MAA, semoga MAA semakin sukses,” tutur Ahmad Aslam.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas muslim dari Australia dan negara lainnya sebagai bentuk kepedulian dan harapan bagi penerima pada bulan suci Ramadan. [] (red/ab)