
LINTAS NASIONAL, BANDUNG – Insan Bumi Mandiri (IBM) berkolaborasi dengan komunitas lokal di Desa Gotowasi, Halmahera Timur, Maluku Utara untuk memperkuat Program Sekolah Pesisir yang yang telah dirintis sekelompok pemuda setempat.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan pengelolaan potensi desa pesisir melalui partisipasi aktif anak-anak dan pemuda, sekaligus memperkuat kapasitas literasi dan keterampilan dasar masyarakat.
Inisiatif itu mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Program Kemitraan Pendidikan dan Dakwah Khusus yang dimulai pada akhir tahun 2025.
Program Sekolah Pesisir rencananya akan berjalan selama satu tahun hingga akhir 2026. Dukungan itu menjadi langkah lanjutan IBM setelah sebelumnya melaksanakan program buka bersama di pedalaman pada Ramadhan 2025 yang dilakukan komunitas lokal yang sama.
“Selama tiga tahun Sekolah Pesisir berjalan, kami menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal sumber daya dan penguatan program,” kata Nurul Jannah Hardi, pendiri Sekolah Pesisir dalam keterangan tertulis yang dikutip media ini, Jum’at 9 Januari 2026.
Nurul mengaku, kolaborasi bersama Insan Bumi Mandiri menjadi langkah bersama untuk mengembangkan Sekolah Pesisir, agar lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Program itu menyasar siswa tingkat SD hingga SMA, serta pemuda desa yang belum bekerja. Inisiatif ini berangkat dari kondisi rendahnya Tingkat Melek Huruf (TMH) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) di wilayah pesisir.
Melalui Sekolah Pesisir, peserta tidak hanya didorong untuk meningkatkan literasi dasar, tetapi juga dibekali kesadaran lingkungan, keterampilan komunikasi, serta kepercayaan diri untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa.
Dalam persiapan program, IBM bersama fasilitator dan mitra pelaksana akan melaksanakan pemetaan kebutuhan peserta dan anggota di Sekolah Pesisir serta menyusun modul pelatihan hingga tahap sosialisasi dan orientasi program.
Setelah itu pelaksanaan pelatihan akan dilakukan per Januari 2026 dengan pelatihan bahasa Inggris praktis dan komunikasi dasar, pelatihan kepemimpinan dan manajemen kegiatan, praktik public speaking dan story telling sampai evaluasi dan perencanaan lanjutan.
Inisiator program dari Insan Bumi Mandiri, Diana Dwi Annisa menambahkan, pihaknya merasa beruntung dapat bekerja sama langsung dengan aktor lokal yang menggagas Program Sekolah Pesisir.
“Meski program kolaborasi ini sederhana, kami berharap yang nanti kami sampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak dan masyarakat Desa Gotowasi,” sebut Diana.
Selain pelatihan, sambung Diana, IBM juga melakukan pendampingan praktik lapangan dan mendorong pembentukan kelompok belajar mandiri melalui aksi komunitas bertajuk “Gotowasi in My Eyes”.
“Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi pengembangan individu maupun penguatan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir,” tambah Diana.
Diana menambahkan, Insan Bumi Mandiri terus berkomitmen mengembangkan berbagai inisiatif sosial dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Informasi mengenai program CSR lainnya yang telah dan akan dikembangkan dapat diakses melalui insanbumimandiri.org. [] (AH)















