Ketua BRA: Touring Motor Gede Bukan Usulan Kami, Tapi Titipan Pemerintah Aceh

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Terkait pelaksanaan Touring Motor Gede menyambut perdamaian Aceh yang ke 15 merupakan anggaran hasil Refocusing Pemerintah Aceh yang dititip di Badan Reintegrasi Aceh (BRA).


Hal itu disampaikan Ketua BRA .Sayed Fakhrurazzi Yusuf. SE., M.Si menjawab lintasnasional.com pada Rabu 12 Agustus 2020, ia mengatakan kegiatan tersebut bukan program BRA tapi anggaran senilai 300Juta lebih tersebut dari hasil Refocusing Anggaran oleh Pemerintah Aceh akibat Covid19.

“Anggaran tersebut bukan usulan dari BRA. kami hanya melaksanakan kegiatan dengan anggaran yang dititip ke kami,” ujar Sayed Fakhrurrazi

Katanya, terkait surat permohonan kepada Bupati/Walikota untuk pengamanan, itu merupakan bagian dari administrasi karena setiap acara saat harus dilakukan sesuai dengan protokoler kesehatan.

Sayed Fakhrurrazi juga mengatakan kegiatan Touring tersebut juga bagian dari menyukseskan peringatan Damai Aceh, termasuk oleh sejumlah lembaga lainnya di Aceh, dalam hal ini IMBI juga ingin menyampaikan destinasi wisata serta untuk menunjukkan ke dunia luar bahwa Aceh dalam kondisi aman dan kondusif.

Baca Juga:  Terima Laporan Warga, YARA Adukan PT. PLN ke Komnas HAM

“Untuk mempromosikan Aceh dan memperlihatkan bahwa kondisi Aceh aman itu harus dilakukan oleh orang luar Aceh,” lanjut pria yang akrab disapa bang Sayed tersebut

Menurut Sayed semuanya ada proses dalam pelaksanaan acara Touring tersebut walaupun dianggarkan senilai 300 juta lebih namun akan dibayar sesuai kebutuhan di lapangan.

“Dalam tahapan pelaksanaanya, ada E-Planing, E-Budgeting dan E-Kinerja, walaupun anggarannya sebesar itu, kita akan membayar sesuai yang dihabiskan, sementara untuk eks kombatan, korban konflik harus kita pilah-pilah, mereka juga sudah punya plot anggran sendiri, jadi jangan dicampuradukkan” pungkas Sayed Fakhrurrazi (Red)