LINTAS NASIONAL, BIREUEN – Lembaga Maitri Karuna Jaya, Matang Glumpang Dua, Bireuen menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen.
Ratusan paket bantuan yang disalurkan lembaga Buddhis Matang Glumpang Dua itu disalurkan secara door to door kepada korban banjir. Bantuan itu merupakan hasil dari donasi umat Budha dari berbagai daerah yang disalurkan melalui lembaga Maitri Karuna Jaya, Bireuen.
Penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut turut dihadiri Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Budha Kanwil Kementerian Agama, Provinsi Aceh, Suwarno, S.Ag., M.Pd, Pembimas Masyarakat Hindu, Sahnan Ginting, Pembimas Katolik, Baron Ferryson Pandiangan, dan Pembimas Kristen, Dr. Samarel Telaumbanua, S.PAK, M.Pd.
Ketua Lembaga Maitri Karuna Jaya Kabupaten Bireuen, Elvi Suifong kepada media ini, Jum’at 19 Desember 2025 mengatakan, Lembaga Maitri Karuna Jaya telah menyalurkan ratusan paket bantuan sembako kepada korban banjir bandang di Kabupaten Bireuen.
“Bantuan yang kita salurkan berupa beras, minyak goreng, mie instan, telur, roti, handuk, selimut dan alas tidur,” ucap Cici, sapaan akrab Elvi Suifong.
Cici yang juga anggota Dewan Pengawas, Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia, Provinsi Aceh berharap, agar bantuan kemanusiaan dari umat Budha itu dapat meringankan beban korban bencana banjir.
“Kita telah menyalurkan sekitar lima ratus paket sembako dari hasil donasi umat Budha untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen,” jelas Cici.
Cici menambahkan, pihaknya telah menyalurkan sembako di Posko Kantor Camat Peusangan dan korban banjir di Kecamatan Juli bagian Selatan serta korban banjir di Desa Cot Ara, Lung Kuli, Krueng Beukah dan desa lain-lain.
“Hari ini, kita menyalurkan 50 paket sembako di titik kedelapan yang kita salurkan kepada korban banjir di Gampong Blang Panjoe dan Pante Lhong, Kecamatan Peusangan,” rinci Cici.
Cici menambahkan, pihaknya masih memiliki sekitar 50 paket sembako yang akan disalurkan besok. Cici juga mengungkapkan rasa sedih, karena dampak banjir bandang telah menyebabkan kerusakan rumah warga, baik karena hilang maupun tertimbun lumpur serta kehilangan harta benda.
“Semoga korban yang tertimpa musibah diberikan ketambahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Cici.
Pada kesempatan itu, Cici berharap kepada pemerintah agar memberikan solusi terbaik bagi korban banjir dan membangun kembali rumah rumah korban yang hilangan.
Sementara itu, Pembimbing Masyarakat Budha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Suwarno, S.Ag., M.Pd, mengatakan, pihaknya dari Kementerian Agama Kanwil Aceh bersinergi bersama Elvi Suifong, Pimpinan Lembaga Maitri Karuna Jaya Matang Glumpang Dua untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir.
“Bantuan yang kita salurkan merupakan donasi dan sumbangan dari para dermawan dari kalangan umat Budha dari Wihara Dharma Suci Jakarta dan dermawan dari berbagai daerah,” sebut Suwarno.
Suwarno menambahkan, penyaluran sembako tesebut dilakukan, setelah rombongan Pembimas Budha, Kristen, Katolik dan Hindu mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia untuk menyalurkan donasi dari Insan Kementerian Agama untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.
“Kami bersinergi dengan ibu Elvi Suifong menyalurkan donasi dari umat Budha, berupa sembako dan selimut serta alas tidur,” ujar Suwarno.
Suwarno mengaku, bantuan itu disalurkan atas nama kemanusiaan. Kata Suwarno, meskipun berbeda suku dan Agama, namun satu bangsa Indonesia, sehingga sama-sama merasakan penderitaan yang dirasakan korban banjir.
“Seiring Do’a semoga kita semua kuat, kita semua semangat menghadapi bencana ini dan menyesuaikannya sampai pulih seperti sedia kala, syukur-syukur nantinya jauh lebih baik dari kondisi yang ada saat ini,” ucap Suwarno.
Suwarno menambahkan, selain menyalurkan donasi tersebut, Pembimbing Masyarakat Budha, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh juga telah menggalang dana dan bersinergi dengan berbagai unsur masyarakat serta organisasi.
“Kita bersinergi dengan majelis Agama dan lembaga agama Budha yang terdiri dari majelis Budhayana Indonesia, keluarga Budhayana Indonesia, majelis pandita Budha Maitreya Indonesia, Budha Tzu Chi, yayasan Sukjai sailendra Medan, KBI MBI Tebingtinggi dan Walubi Medan dan berbagai unsur lainnya telah berdonasi untuk korban bencana alam banjir Aceh,” tutur Suwarno.
Suwarno menyebutkan, bantuan tersebut disalurkan untuk korban banjir di Kuala Simpang, Aceh Tamiang dan Takengon, Aceh tengah dengan menggunakan helikopter dan pesawat Hercules.
“Bahkan, kami menyewa pesawat Charter untuk mengirimkan bantuan ke Takengon, Aceh Tengah, karena masih terisolir,” jelas Suwarno.
Suwarno mengaku, untuk Kabupaten Bireuen, pihaknya menyalurkan dua truk bantuan donatur yang diserahkan melalui Posko Pemda Bireuen.
“Kita bersinergi dengan para dermawan untuk mendonasikan belas kasih kepada warga yang terdampak banjiir, kami turut prihatin dan empati atas penderitaan ini,” tutup Suwarno. []















