Hari Pers Nasional Hari Pers Nasional
Sosok  

Tak Lagi Jabat Pimpinan DPRK, Abu Suhai Tetep Komit Bangun Bireuen

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Meski tidak lagi menjabat sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen sebagai Wakil Ketua II, Suhaimi Hamid SSos MSp bertekad dan tetap semangat membangun daerah ke arah lebih baik.

Hal itu disampaikan anggota dewan yang juga dikenal sebagai sosok peduli terhadap anak yatim, petani, lingkungan, sosial dan pemuda di Bireuen, terus menerus berbuat baik walaupun diduga berbagai pihak menyudutkan dirinya di gedung dewan.

Tak ayal, sebagai salah seorang anggota DPRK Bireuen yang selalu tampil vokal, pria yang akrab disapa Abu Suhai itu tak memikirkan jabatan fungsional semata, melainkan terus ingin berbuat yang terbaik untuk kemajuan daerah.

Sejauh ini, Abu Suhai telah berulang kali membantu masyarakat Bireuen dengan aksi sosial, semisal memberi modal usaha kepada fakir miskin, dan juga rutin menyantuni anak yatim, serta selalu peduli terhadap organisasi kepemudaan.

Tak hanya itu, dasawarsa ini, malahan Abu Suhai sedang fokus berdakwah kepada ribuan pemuda yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen dalam program Training Kader Dakwah (TKD).

Diakui atau tidak, Abu Suhai merupakan tokoh utama hadirnya Training Kader Dakwah (TKD) di Bireuen. Dia juga merupakan sang inisiator utama penggagas dakwah bagi kalangan pemuda di Kota Juang. Di samping itu, Abu Suhai uga dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengarah Forum Pemuda Keder Dakwah (PAKAD) Kabupaten Bireueun.

Sebagai bukti dari kenirja dan aksi perubahan yang dilakukan Abu Suhai, banyak alokasi anggaran melalui pokok-pokok pikiran (pokir) miliknya untuk mempersiapkan instruktur-instruktur TKD yang dari perwakilan Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), pendamping desa, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan karang taruna sebanyak 120 orang, yang dipersiapkan untuk diterjunkan ke 609 desa dalam Kabupaten Bireuen.

Pokir tersebut juga dianggarkan untuk Apel Siaga Kader Dakwah perkecamatan yang sekarang sedang berlanjut, dan kegiatan penyusunan modul ilmu fadhu a’in yang nantinya dibagikan kepada seluruh gampong agar difahami oleh para pemuda dalam mengamalkannya.

Selain itu, Abu Suhai juga menganggarkan anggaran untuk pembuatan Kartu (ID Card) Pemuda Kader Dakwah sebagai alat pengenal, juga untuk mendapatkan pemanfaatan layanan lainnya kedepan. Kartu tersebut akan dibagikan dalam tahun ini juga, untuk tahap awal sebanyak 4000 alumni TKD terpilih.

Dedikasi Abu Subai yang telah dan sedang berjalan tentunya demi Bireuen yang berkemajuan, hal itu dilakukan bukan karena dirinya menjabat sebagai Pimpinan DPRK, namun murni dilakukan karena kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya generasi muda penerus bangsa.

“Saya tidak memikirkan jabatan fungsional tersebut. Wakil Ketua II DPRK Bireuen hanya sebagai jabatan fungsional di intansi. Insya Allah saya tetap teguh atas pendirian bahwa tugas dewan merupakan perwakilan dari masyarakat. Prioritas utama saya yaitu mensejahterakaan masyarakat dan mencetak generasi muda yang qurani,” tuturnya pada 15 September 2023

Abu Suhai mengaku, tujuannya menginisiasi program TKD, tentunya untuk mengarahkan para pemuda agar lebih peka kedepannya terhadap persoalan umat yang semakin komplek.

“Perkembangan judi online yang semakin marak, dan peredaran gelap narkotika yang sudah terang-terangan, yang mayoritasnya melibatkan para pemuda di gampong-gampong, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kita semua, sehingga mereka butuh didikan yang komplit dan TKD salah satu solusinya,” tegas Abu Suhai.

DIa juga berharap, semoga dengan hadirnya pelatihan seperti TKD, dapat meningkatkan pengetahuan agama bagi kalangan pemuda. “Saya tidak erpengaruh dengan pergantian jabatan fungsional, karena setiap dewan yang sudah dipercaya oleh masyarakat, bukan untuk berebut kekuasaan, melaikan berbuat yang terbaik demi kebaikan Bireuen yang berkemajuan,” tukasnya.

Diketahui, Pj Gubernur Aceh mengeluarkan Surat Keputusan Pemberhentian Wakil Ketua DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid. Selanjutnya mengangkat Aida Fitria sebagai Wakil Ketua DPRK Bireuen.

Pemberhentian itu tertuang dalam keputusan gubernur dengan Nomor 171.3/1539/2023 tanggal 06 Oktober 2023/20 Rabiul Awal 1445 tentang Peresmian Pemberhentian Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen, dan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 171.2/1540/2023 tanggal 06 Oktober 2023 tentang Peresmian Pengangkatan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen. (AZ)