Tiga Lembaga Kemanusiaan Fasilitasi Operasi Bocah Bibir Sumbing Asal Bireuen

 

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Tiga Lembaga kemanusiaan Eddie Foundation, Purnama Care dan Yayasan Smile Train Indonesia berkomitmen akan menfasilitasi pengobatan bocah penderita bibir sumbing Muhammad Rahmat yang berusia 8 bulan di Gampong Seuneubok Seumawe Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireuen, Aceh pada Kamis 2 Juli 2020.


Direktur Eddie Foundation DR.Teuku Eddy Faisal Rusydi didampingi Juru Bicara Akmal Rusli setelah berbicara langsung dengan dr. Purnama Setia Budi Sp. OG melalui Video call lansung menyampaikan komitmennya untuk membantu menfasilitasi pengobatan Muhammad Rahmat yang akan dirujuk ke Rs.Malahayati Banda Aceh sampai sembuh.

“Setelah berbicara dengan dr. Purnama Setia Budi,Sp.OG Eddie Foundation bekerja sama dengan Purnama Care berkomitmen menfasilitasi Muhammad Rahmat yang dijadwalkan akan berangkat ke Banda Aceh pada Sabtu 4 Juli 2020, kita akan mempersiapkan segala kebutuhan keluarga nantinya,” kata Teuku Eddy di depan keluarga bocah tersebut.

“Iya, Keluarga Ananda Muhammad Rahmat dalam hal ini butuh tempat tinggal di Banda Aceh dalam proses operasi dan pengobatan disamping biaya oprasional ke Banda Aceh, kami sudah berkoordinasi bersama dr. Purnama di Banda Aceh, terhadap kebutuhan tersebut dan kami siap fasilitasi segala kebutuhan, Insya Allah Ananda Rahmat cepat sehat dan kembali ceria seperti Anak-anak lainnya,” tutup Teuku Eddy

Sementara itu Juru bicara Eddie Foundation, Akmal rusli meyampaikan, lembaga kemanusiaaan Eddie Foundation, Purnama Care dan Yayasan Smile Train Indonesia berkomitmen membantu dan menfasilitasi pengobatan bocah bibir sumbing.

“Segala kebutuhan administrasi kesehatan dan upaya lain terus kita persiapkan untuk lancarnya proses pengobatan bocah bibir sumbing Muhammad Rahmat,” kata Akmal Rusli.

Operasi Bibir Sumbing gratis akan dikoordinir oleh yayasan Smile Train Indonesia Wilayah Aceh yang di ketuai Oleh Bapak Rahmad Maulizar, sedangkan proses Operasi nya akan di lakukan oleh dr. Muhammad Jailani, SpBP (K).

Muhammad Rahmat yang masih berusia 8 bulan merupakan anak ketiga dari pasangan Marzuki dan Lindayani yang berdomisili Gampong Seuneubok Seumawe Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireuen bukan hanya menderita bibir sumbing tetapi juga tidak mempunyai langit-langit.

Marzuki mengatakan anaknya harus dilakukan operasi sebanyak tiga kali, tahap pertama Muhammad Rahmat harus menjalani operasi bibir, tahap kedua perbaikan hidung dan tahap tiga operasi langit-langit.

“Sudah berkonsultasi dengan dokter, harus menjalani Tiga kali operasi, namun kami kekurangan biaya dan tidak punya tempat tinggal selama di Banda Aceh, tapi Alhamdulillah dengan kunjungan Lembaga kemanusiaan Eddie Foundation dan berbicara dengan dr. Purnama saya dan istri merasa sangat lega,” pungkas Marzuki yang berprofesi sebagai nelayan tersebut (Red)