LINTAS NASIONAL, BIREUEN – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menekankan kepada para Keuchik, agar kebijakan dan program pembangunan Gampong yang dilaksanakan harus selaras dengan pemerintah, baik daerah maupun pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Haji Mukhlis saat mengambil sumpah jabatan dan melantik 33 Keuchik dalam Kabupaten Bireuen, pada Kamis (30/10) di Aula Setdakab Lama, Bireuen.
Haji Mukhlis berharap, kebijakan pembangunan Gampong dapat berjalan selaras dan serasi dengan pemerintah serta berpijak pada isu-isu strategis.
“Isu-isu strategis saat ini berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, penyediaan akses pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan yang merata, serta pembangunan infrastruktur gampong yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” sebut Haji Mukhlis.
Haji Mukhlis menambahkan, tugas utama seorang Keuchik adalah menghadirkan pelayanan publik yang adil, merata, dan tanpa diskriminatif.
“Pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan menjadi ukuran kepemimpinan yang amanah,” tutur Haji Mukhlis.
Haji Mukhlis juga mengingatkan para Keuchik, agar mengelola anggaran dana desa secara transparan dan akuntabel serta efektif, untuk melaksanakan pembangunan gampong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita bisa melihat berbagai kasus hukum yang menjerat perangkat desa karena penyalahgunaan anggaran, karena itu saya menitip pesan, tolong mengelola anggaran Dana Desa secara transparan, efektif dan akuntabel,” pesan Haji Mukhlis. []
















