Akibat Banjir, Jalan Medan-Banda Aceh di Tamiang Lumpuh Total

LINTAS NASIONAL – ACEH TAMIANG, Arus lalu lintas Medan-Banda Aceh lumpuh total akibat banjir di kawasan Aceh Tamiang. Kendaraan dari dua arah menumpuk di sepanjang jalan Aceh Tamiang dalam dua hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat arus kenderaan macet total, kendaraan tidak dapat melintas karena genangan banjir di beberapa titik mencapai sepinggang. Kendaraan disebut banyak yang mogok dan terjebak.

Akibat akses jalan yang lumpuh total, kini warga mengaku kesulitan mendapatkan makanan. Lebih dari 1.000 keluarga terpaksa mengungsi ke tenda pengungsian.

Banjir di Aceh Tamiang merendam hampir 90 persen kecamatan di sana. Banjir kali ini disebut yang terparah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar mengatakan Banjir mulai melanda Aceh Tamiang sejak Senin 31 Oktober 2022 dibeberapa Kecamatan antara lain Banda Pusaka, Sekerak, Tenggulun dan Tamiang Hulu.

Namun pada hari Selasa tanggal 1 Nopember banjir mulai merambah pada Kecamatan Kejuruan Muda, Kota Kualasimpang, Karang Baru, Bendahara, Seruway, Rantau, Banda Mulia dan Manyak Payed.

“Sehingga Kenderaan semua jenis masih bisa melewati jalan Nasional, namun Pada Kamis 3 November sekitar dinihari Kenderaan umum maupun pribadi sudah tidak dapat melewati jalan Nasional sehingga terjadi kemacetan panjang dari mulai Kampung Sriwijaya Kota Kualasimpang sampai Kecamatan Karang Baru berkisar 5 km,” ungkap Syuibun Anwar.

Lebih lanjut Syuibun Anwar menyampaikan bahwa penyebab lumpuhnya arus lalulintas karena beberapa titik ruas jalan nasional digenangi banjir.

“Kepada masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Aceh Tamiang bila ada keperluan ke Kota Kualasimpang agar mengunakan Kenderaan roda dua untuk menghindari kemacetan yang lebih parah” cetus Syuibun Anwar (AN)