Putra Mempawah Jadi Wakapolda Aceh, Ini Pesan Adik Kandungnya

LINTAS NASIONAL-KALBAR Brigjen Pol Drs Raden Purwadi, SH, baru saja mendapatkan promosi jabatan menjadi Waka Polda Aceh. Tak banyak yang mengenal sosok Raden Purwadi. Siapa menyangka jika beliau merupakan putra asli kelahiran Kota Mempawah.


Raden Purwadi merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Orangtuanya bernama Raden Muhadi merupakan seorang guru yang merantau ke Kota Mempawah. Raden bersama orang tua dan lima saudaranya dulu bermukim di Jalan Gusti Abdul Hamid Mempawah.

Bahkan sampai kini saudara-saudaranya menempati jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Salah satunya, Camat Mempawah Timur, Raden Agus Isnanto.

Suara Kalbar berkesempatan bertandang ke rumah Raden Agus Isnanto. Dia menceritakan, sejak kecil sosok Raden Purwadi dikenal sebagai teladan dan panutan bagi adik-adiknya. Raden Purwadi dikenal dengan keberanian dan ketangguhannya.

“Sejak kecil beliau sudah menunjukkan sifat keberanian dan kepemimpinan. Karena sejak kelas 1 SD, beliau sudah merantau ke Sleman mengikuti paman hingga selesai mengenyam bangku SD. Setelah SMP, barulah beliau kembali ke Mempawah,” kenang Raden Agus Isnanto, Sabtu 2 Mei 2020 di kediamannya.

Sepulangnya dari tanah Jawa, lanjut Agus, Raden Purwadi melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Mempawah Hilir, kemudian SMAN 1 Mempawah Hilir. Setelah itu, mantan Waka Polres Trenggalek itu melanjutkan pendidikan Akademi Polisi pada tahun 1984, dan lulus pada tahun 1988.

“Awalnya beliau ini berkeinginan masuk ke AU. Makanya sejak SMA, beliau sudah melakukan latihan fisik sebagai persiapan masuk AU. Namun karena tinggi badan tidak mencukupi maka mendaftar ke Akpol, dan akhirnya diterima,” paparnya.

Usai menyelesaikan pendidikan Akpol, lanjut Agus, Raden Purwadi mendapatkan penugasan pertama kali di Sumenep, Jawa Timur. Selanjutnya, Raden Purwadi pun ditugaskan di sejumlah wilayah di Indonesia hingga akhirnya mendapatkan promosi sebagai Waka Polda Banda Aceh.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur. Kami sangat berharap suatu saat nanti beliau bisa kembali ke Kalbar dan bertugas di kampung halaman. Mudah-mudahan dalam beberapa tahun kedepan, karir beliau semakin baik dan bisa mencapai yang terbaik dalam pengabdiannya di Polri,” harap Agus mendoakan.

Lebih jauh Agus berharap, kakak tertuanya itu dapat menjalankan tugas pengabdian dengan sebaik mungkin. Yakni dengan mengedepankan asas keadilan dan rasa tanggungjawab terhadap rakyat, bangsa dan negara ini.

“Bicara keadilan, kita berharap beliau selalu membela kepentingan rakyat kecil. Karena saat ini rakyat kecil sulit mendapatkan keadilan. Mudah-mudahan beliau dapat memberikan pencerahan, mengayomi dan melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Karena seluruh masyarakat memiliki hak dan kedudukan yang sama di mata hukum,” ujar Agus.

Dan mereka sekeluarga di Mempawah selalu mendoakan agar Raden Purwadi sukses dunia dan akhirat.

“Bekerjalah dengan profesional dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kebenaran untuk rakyat dan bangsa Indonesia,” pesannya mengakhiri. (suarakalbar)