Walikota Ini Tewas Ditembak Gangster Setelah Memerintahkan Polisi Culik Warga

 

LINTAS NASIONAL – MEKSIKO, Meksiko kembali memakan nyawa pejabat pemerintahannya, kali seorang wali kota yang harus meregang nyawa.


Sang wali kota dipercaya diculik dan dibunuh oleh gangster setelah beberapa waktu sebelumnya diyakini memerintahkan polisi menculik warga.

Penegak hukum mengungkapkan, mereka menemukan jenazah Florisel Rios berada di jalan kecil kota Medellin de Bravo pada Rabu 11 November 2020.

Rios dilaporkan tengah berkendara menuju ke balai kota di Jamapa, Negara Bagian Veracruz, saat mobilnya dicegat di jalan sempit.

Si wali kota tewas setelah ditembak gangster dua kali di kepala, dengan kematiannya diumumkan oleh Gubernur Veracruz, Cuitlahuac Garcia.

“Kami menerima kabar menyakitkan mengenai pembunuhan wali kota munisipal di Jamapa,” jelas Garcia dalam keterangan resminya.

Garcia mengatakan berdasarkan penyelidikan awal, Rios diyakini sudah tahu siapa yang menculiknya, di mana mereka memintanya mengikuti mereka sebelum dieksekusi.

Diduga, Rios dibunuh berkaitan dengan pengusutan kasus kriminal yang tengah menjerat pejabat setempat, baik yang aktif maupun mantan.

Mantan pejabat keuangan Maria Perez dan eks direktur pekerjaan publik Carlos Perez ditangkap pada 4 November atas tuduhan korupsi.

Tetapi, keduanya dibebaskan sementara investigasi yang dilakukan pihak berwajib masih berlangsung, dilaporkan The Sun Jumat 13 November 2020.

Rios mengungkapkan, dia sudah meminta Sekretaris Veracruz Eric Cisernos untuk memberi perlindungan tambahan karena dia takut bakal diserang.

Media Meksiko Grupo Reforma memberitakan, dia tidak bisa meminta bantuan kepolisian karena mereka baru saja dilucuti oleh pemerintah negara bagian.

Kantor sekretaris negara bagian menerangkan, pihak keamanan Medellin de Bravo bakal dikembalikan senjatanya jika suami Rios, Fernando Hernandez, menyerahkan diri.

Hernandez dituding menyalahgunakan dana publik saat menjabat sebagai Direktur Sistem Nasional untuk Pengembangan Keluarga Integral Meksiko pada 2018.

Adapun pembunuhan si wali kota terjadi empat bulan setelah mantan kepala polisi Jamapa, Miguel Castillo, menghilang pada Juli.

Dalam video yang menampilkan dirinya ditutup matanya, Castillo menuduh Rios memerintahkan mereka untuk menculik warga sekitar.

Dalam rilisnya, oposisi Partai Revolusi Demokrasi menjelaskan Rios dan wali kota lainnya sudah melayangkan tuduhan pelecehan ke Veracruz. (Red)

Sumber: Kompas.com