Mengenal Sosok Abdullah, Calon Kuat Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Pase

Abdullah SH. I, M.Ag

LINTAS NASIONAL – ACEH UTARA, Proses seleksi terbuka Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara periode 2026–2030 kini memasuki tahap tes baca Alquran. Diantara sejumlah nama yang mendaftar, Abdullah SH.I, M.Ag muncul sebagai salah satu calon terkuat yang dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak memadai untuk menjaga tata kelola perusahaan daerah tersebut.

Lahir di Glumpang Bungkok Kecamatan Baktiya pada 17 Maret 1988 Abdullah dikenal sebagai sosok yang rendah hati namun tegas dalam prinsip. Ia menempuh pendidikan Sarjana Hukum Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe dan lulusan Magister Hukum Islam UIN Sumatera Utara itu dinilai sangat layak menjadi salah satu Anggota Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara periode 2026–2030 karena memiliki segudang pengalaman di bidang organisasi.

Berbekal pendidikan hukum Islam, pengalaman organisasi, kegiatan kepemimpinan, serta pengalaman mengikuti forum kelembagaan tingkat nasional serta pengalaman kerja, Abdullah siap berkontribusi untuk mendukung tata kelola Perumda Air Minum Tirta Pase yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Jika terpilih, Abdullah menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengawasan yang independen, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Perumda Tirta Pase bukan sekadar entitas bisnis, melainkan sarana pelayanan publik. Pengawasan harus menjamin keuangan bersih, operasional efisien, dan setiap rupiah yang masuk kembali bermanfaat bagi perbaikan layanan air bersih untuk warga Aceh Utara,” ujar Abdullah kepada media ini pada Jumat (11/9/2026).

Pernah menjadi Aktivis Kampus yang aktif menyuarakan kepentingan masyarakat menjadi nilai tambah yang membedakannya dari kandidat lain. banyak pihak berharap figur seperti Abdullah dapat membantu membenahi pelayanan air bersih yang masih menjadi keluhan warga di sejumlah kecamatan di Aceh Utara.

“Untuk tahapan seleksi dan penilaian akhir kita serahkan kepada Panitia dan Bupati Aceh Utara apapun hasilnya, saya tetap mendukung kemajuan pelayanan air bersih untuk masyarakat,” tutur Abdullah

Profil lengkap Abdullah

Abdullah menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Negeri 18 Matang Reudeup pada 2000, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 3 Baktiya dan SMA Negeri 1 Baktiya.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pada 2006, ia melanjutkan pendidikan tinggi di STAIN Malikussaleh hingga 2012 yang saat ini UIN Sultanah Nahrisyah

Tidak berhenti di jenjang tersebut, Abdullah kemudian memperdalam keilmuan melalui Universitas Islam Negeri Sumatera Utara-Medan, Jurusan Hukum Islam, yang diselesaikannya pada 2017.

Latar pendidikan tersebut menjadi salah satu modal akademik dalam memahami aspek hukum, regulasi, kelembagaan, serta tata kelola organisasi.

Abdullah juga pernah mengikuti pendidikan non Formal selama 1 Tahun di Sekolah Demokrasi Aceh Utara Angkatan Pertama.

Pengalaman Abdullah tidak hanya dibangun melalui bangku kuliah. Sejak menjadi mahasiswa, ia aktif dalam berbagai organisasi dan forum kemahasiswaan.

Dibangku Kuliah Abdullah pernah bergabung di DEMA Syariah STAIN Malikussaleh, Forum Mahasiswa Syariah Indonesia (FORMASI) BEM STAIN Malikussaleh, MPM STAIN Malikussaleh, Forum Legislasi Mahasiswa Indonesia (FL2MI)

Selain itu Abdullah juga pernah Mengikuti Forum Nasional diantaranya Pelatihan Kepemimpinan di Padang Sidempuan Tahun 2009, Gebyar Ekonomi Syariah Indonesia di Semarang Pada 2011, Rakernas FL2MI di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, serta Rakor FL2MI di Institut Teknologi Bandung (ITB) serta banyak kegiatan lainnya.

Abdullah menjadi salah satu dari 10 peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai calon anggota Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara masa jabatan 2026–2030.
dengan nomor peserta DP-TIRTA-PASE-2026-0003.

Abdullah bersama 9 Calon lainnya akan mengikuti tahapan tes tulis, presentasi makalah, Psikotes dan wawancara dengan Bupati Aceh Utara. (AN)